Bea Cukai Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim dari Sektor Cukai

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka koordinasi antara Bea Cukai dan pemda setempat dalam pembangunan KIHT di Kecamatan Guluk Guluk, Sumenep.
Kunjungan ini turut dihadiri perwakilan TNI dan Polri serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sumenep.
Dibangunnya KIHT ini diharapkan membawa dampak positif bagi perekonomian dan UMKM di sekitarnya.
“Semoga ini menjadi kawasan industri yang terintegrasi, bukan hanya pengolahan hasil tembakau, tetapi juga potensi sumber daya,” ujar Dewi Khalifah Nyai Eva, wakil Bupati Sumenep.
Sebelumnya, pada Selasa (8/3), dalam rangka pendalaman pembangunan KIHT, Padmoyo menerima kunjungan kerja dari Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur Drajat Irawan.
“Dalam kunjungan ini, Pemprov Jawa Timur melalui kami serius mendalami pembangunan KIHT. Sebab, wilayah kami penghasil cukai dari hasil tembakau terbesar di Indonesia,” ujarnya.
Kanwil Bea Cukai Jatim I menyambut baik program Pemprov Jatim dalam pembangunan KIHT di wilayahnya.
“Kami mempelajari konsep KIHT. Semoga terjalin komunikasi yang baik dalam pembangunan ini sehingga dapat membantu pengusaha kecil dalam mengurangi peredaran rokok ilegal,” tandasnya. (mrk/jpnn)
Bea Cukai mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur dari sektor cukai lewat KIHT
Redaktur & Reporter : Tarmizi Hamdi
- Menteri ESDM: Mudik 2025 Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
- Penetrasi Keuangan Syariah Rendah, OJK Minta Pelaku Usaha Melakukan Ini
- Bea Cukai Tegal Sita Rokok & Miras Ilegal Sebanyak Ini di Rest Area Tol Pejagan-Pemalang
- Lewat Ekspor, 5,2 Ton Kerapu Asal Wakatobi Tembus Pasar Hong Kong
- Perusahaan Asal Probolinggo Catat Ekspor Perdana Uniform Senilai Rp 3,3 M ke Singapura
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara