Bea Cukai Fasilitasi Ekspor Komoditas Perkebunan

Menurutnya, sinergi antarinstansi dan antarkantor pelayanan Bea Cukai dalam mendorong ekspor menjadi sangat bearti.
Dia menjelaskan di Pelabuhan Tanjung Perak, muatan ekspor pala dari Ambon dipindah ke kontainer internasional.
Semua barang yang ada di dalam eks kontainer lokal dipindah semua ke kontainer internasional sesuai yang diberitahukan pada dokumen ekspor.
Fumigasi langsung diawasi Karantina Pertanian Ambon yang berkolaborasi dengan BBKP Surabaya.
“Ketika sinergi terjalin dengan baik, ekspor pun makin melesat,” ungkap Sudiro.
Selain pala dari Ambon, komoditas perkebunan yang juga difasilitasi ekspor perdananya adalah buah pinang.
Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Riau dan Bea Cukai Pekanbaru menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan asistensi dan membina perusahaan untuk dapat mengekspor produknya dengan memanfaatkan fasilitas pusat logistik berikat (PLB).
Dia menjelaskan dari PLB PT Surya Inti Primakarya (SIP) pada 1 April 2021 telah diekspor 27.000 kg buah pinang kering (betel nut) milik CV Pinang Super senilai USD 52,380 yang dikemas dalam 338 kantung.
Kantor-kantor pelayanan Bea Cukai di berbagai daerah tengah mengoptimalkan upaya penanganan ekspor perdana komoditas perkebunan.
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Respons Pemerintah RI Soal Kebijakan Baru Donald Trump
- Bea Cukai Tegal Sita Rokok & Miras Ilegal Sebanyak Ini di Rest Area Tol Pejagan-Pemalang
- Lewat Ekspor, 5,2 Ton Kerapu Asal Wakatobi Tembus Pasar Hong Kong
- Perusahaan Asal Probolinggo Catat Ekspor Perdana Uniform Senilai Rp 3,3 M ke Singapura
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara