Bea Cukai Gelar Monitoring dan Evaluasi, Kali Ini di Jatim

Salah satu bentuk komitmen tersebut dengan dibentuknya Tim Satuan Tugas Integritas untuk melakukan pemetaan titik rawan integritas, internalisasi sikap dasar kepada pegawai hingga kampanye anti gratifikasi.
“Penguatan integritas bukan hanya tugas Seksi Kepatuhan Internal, tetapi tugas setiap pegawai, mari kita perbaiki dari hal kecil dan mendasar. Setiap pegawai dituntut mampu mengembangkan kompetensi, beradaptasi dengan perubahan, dan menolak segala bentuk gratifikasi,” ujar Yanti.
Kemudian Bea Cukai Banyuwangi melaksanakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Pegawai (PKP) dengan topik Pengelolaan Kinerja dan Sistem Pengendalian Intern, Kamis (14/10).
Peningkatan kualitas pegawai di lingkunganya, dengan tajuk “Kinerja Berkualitas Integritas Identitas”.
Pada PKP ini, narasumber menjelaskan pentingnya Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagai ukuran kinerja pegawai dalam mendukung kinerja organisasi.
Fiman menegaskan dalam peningkatan kualitas pegawai, perlu dilakukan 4 hal.
"Pertama pemahaman pegawai terhadap tugas dan fungsi, kepedulian pegawai dalam meningkatkan kualitas kinerja, melakukan perbaikan dan asistensi secara kontinu, dan komitmen pimpinan dalam pengukuran dan manajemen kinerja yang berkualitas. (jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai Tubagus Firman menyatakan berkomitmen untuk terus meningkatkan integritas seluruh jajaran di seluruh daerah.
Redaktur & Reporter : Elvi Robia
- Ini Langkah Strategis Bea Cukai Memperkuat Peran UMKM dan IKM dalam Ekosistem Ekspor
- Bea Cukai Musnahkan Barang Tak Layak Edar Senilai Rp 563,8 Juta, Ada Makanan Hewan
- IKM Binaan Bea Cukai Bekasi Sukses Ekspor 4,7 Ton Komoditas Pertanian ke Jepang
- Bea Cukai Beri Izin Fasilitas TPB Berkala ke Perusahaan Pengalengan Ikan di Banyuwangi
- Ini Peran Strategis Bea Cukai dalam Sinergi Instansi untuk Mendorong Ekonomi Daerah
- Bea Cukai Yogyakarta Edukasi Masyarakat Bahaya Rokok Ilegal Lewat Program Beringharjo