Bea Cukai Kendari Lepas Ekspor Perdana 3,2 Ton Ikan Kerapu Asal Wakatobi ke Hong Kong

jpnn.com, WAKATOBI - Bea Cukai Kendari bersama Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Sulawesi Tenggara melepas ekspor perdana 3.200 kilogram atau 3,2 ton ikan kerapu hidup asal Wakatobi ke pasar Hong Kong.
Ekspor perdana ini dilakukan PT Bintan Indo Sejahtera pada Selasa (15/10).
Kepala Kantor Bea Cukai Kendari Tonny Riduan P. Simorangkir mengatakan ada beberapa jenis ikan kerapu yang dikirim dalam ekspor perdana ini.
Terdapat empat jenis ikan, yaitu ikan kerapu tiger, ikan kerapu batik, ikan kerapu sunu, dan ikan kerapu campuran.
Dia menyampaikan sebanyak 3,2 ton ikan kerapu hidup tersebut diangkut menggunakan MV Cheung Kam Wing Cheung LA.
"Nilai ekspor selurhnya mencapai USD 19,200,” sebut Tonny.
Menurut Tonny, ekspor ini diharapkan dapat mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di Wakatobi serta memberi dorongan kepada nelayan lokal untuk lebih giat dalam mengooptimalkan usahanya.
Dia menegaskan Bea Cukai Kendari bersama Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Sulawesi Tenggara akan terus berupaya mendorong sektor perikanan Sulawesi Tenggara agar dapat bersaing di pasar mancanegara.
Ekspor perdana 3,2 ton ikan kerapu hidup asal Wakatobi ke pasar Hong Kong sukses dilakukan oleh PT Bintan Indo Sejahtera pada Selasa (15/10)
- Ini Langkah Strategis Bea Cukai Memperkuat Peran UMKM dan IKM dalam Ekosistem Ekspor
- Bea Cukai Musnahkan Barang Tak Layak Edar Senilai Rp 563,8 Juta, Ada Makanan Hewan
- IKM Binaan Bea Cukai Bekasi Sukses Ekspor 4,7 Ton Komoditas Pertanian ke Jepang
- Bea Cukai Beri Izin Fasilitas TPB Berkala ke Perusahaan Pengalengan Ikan di Banyuwangi
- Ini Peran Strategis Bea Cukai dalam Sinergi Instansi untuk Mendorong Ekonomi Daerah
- Bea Cukai Yogyakarta Edukasi Masyarakat Bahaya Rokok Ilegal Lewat Program Beringharjo