Bea Cukai Memperkenalkan Perannya Lewat Sosialisasi

“Penipuan jual beli online merupakan salah satu dari enam modus penipuan yang marak ditemui. Modus lainnya antara lain pengiriman hadiah dari teman maya di luar negeri, lelang, modus teman yang ditahan karena membawa uang, kiriman diplomatik, dan jasa penyelesaian kasus tangkapan Bea Cukai,” kata Indra.
Dia menambahkan bahwa penipuan belanja online ini bermula dari penipu menawarkan barang dagangannya di media sosial dengan harga murah. Kemudian, pembeli membayar dan menunggu barangnya dikirim.
Penipu akan beralasan bahwa barang tersebut ditahan oleh petugas Bea Cukai karena bermasalah.
Akhirnya, kata dia, si penipu akan mencoba meminta tebusan pada korban, dengan biaya yang dikirim ke rekening pribadi penipu.
“Untuk menghindari hal ini terjadi, saya mau mengingatkan bahwa Bea Cukai tidak berwenang atas transaksi barang dalam negeri, serta pembayaran pajak ataupun penerimaan negara lainnya selalu menggunakan akun instansi, dan bukan rekening pribadi,” pungkas Indra dalam talkshow itu. (*/jpnn)
Bea Cukai dalam mengoptimalkan tugas dan fungsinya memperkenalkan peran mereka kepada masyarakat melalui sosialisasi.
Redaktur & Reporter : Boy
- Dilaporkan ke Polda Jateng, Bambang Wuragil Dituduh Telantarkan Anak
- Keren! Plywood dan Blockboard Asal Temanggung Rambah Pasar Jepang dan Korea Selatan
- Wali Kota Surabaya Ancam Pengusaha Tahan Ijazah Karyawan, Tegas!
- Bea Cukai Dorong Potensi Daerah ke Pasar Global dengan Gencar Sosialisasi Ekspor
- Perusahaan Rokok yang Mempertahankan Racikan Tradisional Ini Resmi Kantongi NPPBKC
- Bea Cukai Mataram Sosialisasikan Ketentuan Kepabeanan ke PMI