Bea Cukai Pastikan Pita Cukai Desain Baru 2022 Tersedia

“Upaya yang kami telah lakukan meliputi koordinasi dengan konsorsium penyedia pita cukai, monitoring dan evaluasi harian, sampai pemantauan proses produksi di lokasi pabrik penyedia pita cukai Perum Peruri,” ujar Nirwala.
Hingga Rabu (22/12), pelaku usaha barang kena cukai melakukan order bea cukai (OBC) 15 juta lembar atas permohonan pita cukai.
Yakni, pita cukai hasil tembakau (PCHT) dan pita cukai minuman mengandung etil alkohol (PCMMEA).
Mulai Kamis (23/12), Perum Peruri menyerahkan pita cukai desain 2022 secara berangsur dan terjadwal kepada Bea Cukai.
Kemudian, dilanjutkan dengan pendistribusian ke unit-unit vertikal Bea Cukai.
“Komitmen tersebut terus dijaga DTFC dengan mempertimbangkan bahwa pita cukai sudah menjadi kebutuhan mutlak untuk proses produksi barang kena cukai (BKC) dan menjamin penerimaan negara di bidang cukai,” ujar Nirwala.
Saiful Bahri selaku direktur Operasional Perum Peruri menyatakan, sebagai mitra strategis Bea Cukai, Perum Peruri siap mendukung kebijakan pemerintah terkait kenaikan tarif CHT per 1 Januari 2022 dengan menyediakan pita cukai desain 2022 tepat waktu.
"Walaupun waktu pencetakan yang sangat terbatas, kami akan mengerahkan sumber daya yang dimiliki agar pita cukai siap digunakan pada awal Januari 2022," kata Saiful.
Bea Cukai menerima pita cukai desain baru 2022 secara berangsur dari Perum Peruri sebagai penyedia PCHT dan PCMMEA
- Bea Cukai Tegal Sita Rokok & Miras Ilegal Sebanyak Ini di Rest Area Tol Pejagan-Pemalang
- Lewat Ekspor, 5,2 Ton Kerapu Asal Wakatobi Tembus Pasar Hong Kong
- Perusahaan Asal Probolinggo Catat Ekspor Perdana Uniform Senilai Rp 3,3 M ke Singapura
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara
- Bea Cukai Teluk Bayur Tunjukkan Komitmen Berantas Narkotika Lewat Sinergi Antarinstansi
- Bea Cukai Probolinggo Musnahkan Barang Hasil Penindakan Sepanjang 2024, Ada Rokok