Bea Cukai Resmikan Kawasan Berikat Baru di Cirebon yang Mampu Menyerap 20.000 Tenaga Kerja
jpnn.com, CIREBON - Bea Cukai Cirebon mendorong kemajuan industri khususnya di daerah pengawasannya yaitu Ciayumajakuning.
Salah satu upaya yang dilakukan Bea Cukai Cirebon adalah dengan mengantarkan salah satu perusahaan di Kabupaten Cirebon, yaitu PT Long Rich Indonesia untuk mendapatkan fasilitas kawasan berikat.
Atas pemberian fasilitas ini, dampak ekonomi yang positif akan makin dirasakan oleh masyarakat di wilayah Kabupaten Cirebon dan sekitarnya, mengingat perusahaan ini mampu menyerap sekitar 20.000 tenaga kerja.
“Dalam rangka meningkatkan investasi dan mendorong sektor ekspor, pemerintah memberikan insentif fiskal di bidang kepabeanan dan perpajakan di tempat penimbunan berikat, salah satunya adalah kawasan berikat,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon, Encep Dudi Ginanjar, Kamis (20/5).
"Kawasan berikat adalah tempat penimbunan berikat untuk menimbun barang impor dan atau barang yang berasal dari tempat lain dalam daerah pabean guna diolah dan digabungkan yang hasilnya terutama untuk dieskpor," imbuhnya.
Dia pun mengatakan izin kawasan berikat PT Long Rich Indonesia ditetapkan oleh Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Barat yang pengujian akhirnya dilakukan melalui presentasi mengenai proses bisnis perusahaan oleh perwakilan perusahaan.
PT Long Rich Indonesia sendiri merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi sepatu olah raga merek ternama di antaranya Under Armour, Brooks, Crocs, dan Asics dengan pangsa pasar ekspor.
Perusahaan ini terletak di Jl. DI. Panjaitan No.8 Ds. Sidaresmi Kec. Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Bea Cukai Cirebon mengantarkan PT Long Rich Indonesia mendapatkan fasilitas kawasan berikat.
- Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 10,95 Kg Sabu-Sabu, Begini Modus Pelaku
- Bea Cukai Tindak Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal di Madiun
- Keren, Perusahaan Asal Sumenep Ini Ekspor 10.000 Kg Kerapu Hidup ke Hong Kong
- Bea Cukai Madura Dorong Hasil Perikanan di Sumenep Tembus Pasar Internasional
- Bea Cukai Kawal Ekspor Perdana Komponen Elektronik ke Polandia
- Sepanjang 2024, DJBC Sulbagsel Sita 19,99 Juta Batang Rokok Ilegal