Bea Cukai Sita 70 Alat Pemuas Nafsu

jpnn.com, SURABAYA - Petugas Bea dan Cukai Bandara Juanda, Surabaya menyita 70 alat pemuas nafsu yang diimpor dari sejumlah negara.
Pembelian tersebut dilakukan pedagang maupun individu. Alat-alat dari berbagai bentuk itu dimusnahkan dalam waktu dekat.
Berdasar data yang dihimpun Jawa Pos, 70 alat pemuas nafsu tersebut disita selama empat bulan terakhir dari impor yang masuk Indonesia melalui Bandara Juanda.
Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai Juanda Sari Permana Sihombing mengatakan, barang-barang tersebut memang sengaja dikirim dengan tujuan Jawa Timur.
''Biasanya melalui kargo atau lewat perorangan,'' ujarnya.
Jumlahnya memang tidak langsung banyak. Tapi, dalam sebulan saja bisa ditemukan lebih dari sepuluh boks alat pemuas nafsu.
''Dibilang meresahkan pasti karena hal itu dilarang dalam Undang-Undang Pornografi dan Kepabeanan," jelasnya.
Menurut dia, kebanyakan pembeli alat pemuas nafsu itu hanya ingin coba-coba.
Puluhan alat pemuas nafsu itu adalah barang impor yang memang tujuannya ke Surabaya.
- Bea Cukai Tegal Sita Rokok & Miras Ilegal Sebanyak Ini di Rest Area Tol Pejagan-Pemalang
- Lewat Ekspor, 5,2 Ton Kerapu Asal Wakatobi Tembus Pasar Hong Kong
- Perusahaan Asal Probolinggo Catat Ekspor Perdana Uniform Senilai Rp 3,3 M ke Singapura
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara
- Bea Cukai Teluk Bayur Tunjukkan Komitmen Berantas Narkotika Lewat Sinergi Antarinstansi
- Bea Cukai Probolinggo Musnahkan Barang Hasil Penindakan Sepanjang 2024, Ada Rokok