Bea Cukai Soekarno Hatta Dukung Produk UMKM Tembus Pasar Internasional

Masih menurut Finari, di rapat tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, Babar Suharyo, mengemukakan bahwa potensi produk UMKM daerah setempat yaitu hasil olahan pertanian. Saat ini terdapat dua komoditas unggulan, yaitu olahan kelapa hijau dengan merk Bantenese Coco dan gula semut dengan merk Kawung Lebak.
Namun, Finari menyebutkan, seperti yang dipaparkan Direktur PT AeXI, Luthfi Ginanjar di rapat, bahwa terdapat beberapa kendala yang perlu dituntaskan terlebih dahulu.
“Kendalanya adalah pengelolaan sumber daya manusia (SDM) pelaku UMKM, membuka akses pasar global, pembiayaan modal usaha, regulasi dari instansi penerbit perizinan, dan perihal logistik. Kendati demikian, kami tetap optimis melalui pertemuan seperti ini, dapat menciptakan solusi yang inovatif,” jelas Finari.(jpnn)
Salah satu aksi dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) adalah mendorong produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menembus pasar internasional.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Pertamina UMK Academy Berhasil Bawa Ribuan Produk UMKM Go Global
- Bea Cukai Tegal Sita Rokok & Miras Ilegal Sebanyak Ini di Rest Area Tol Pejagan-Pemalang
- Lewat Ekspor, 5,2 Ton Kerapu Asal Wakatobi Tembus Pasar Hong Kong
- Perusahaan Asal Probolinggo Catat Ekspor Perdana Uniform Senilai Rp 3,3 M ke Singapura
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara
- Bea Cukai Teluk Bayur Tunjukkan Komitmen Berantas Narkotika Lewat Sinergi Antarinstansi