Begal Sepeda Marak di Jakarta, Jangan Bersepeda Sendirian!

jpnn.com, JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono meminta para pesepeda di ibu kota makin waspada terhadap aksi penjambretan atau begal sepeda.
Dia mengingatkan agar saat bersepeda sebaiknya tidak sendiri, tetapi berkawan, minimal berdua.
"Para pengendara sepeda tetap memperhatikan waktu dan tempat pada saat berolahraga, jika memang sepi sekali, kalau bisa bersama-sama jangan sendirian," kata Kombes Budi.
Menurut Budi, pelaku kejahatan biasanya berani melakukan tindak kejahatannya apabila melihat korbannya sendirian.
"Kalau bisa bersama-sama, minimal berdua, sehingga saling menjaga," ujar Budi.
Terkait aksi penjambretan terhadap pesepeda yang belakanga ini marak terjadi, Budi mengatakan pihaknya tidak akan melarang masyarakat untuk berolahraga sepeda.
Namun, lanjut dia, para pesepeda hendaknya memperhatikan hal-hal untuk mewaspadai tindak kejahatan tersebut.
Polres Metro Jakarta Selatan telah membantu satgas gabungan antibegal untuk mencegah penjambretan ponsel maupun penjambret pesepeda.
Kejadian percobaan begal sepeda juga dialami salah seorang artis di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan beberapa hari yang lalu.
- Muhammadiyah Jakarta Minta Izin kepada Pramono Terkait Pembangunan Universitas
- Pram-Rano Cairkan Bansos Rp 900 Ribu untuk Penerima KLJ, KAJ, dan KPDJ
- Damkar DKI Tangani 6.800 Kasus Lainnya di 2024, 4 Kali Lipat Melebihi Kebakaran
- 43 Tahun Sarana Jaya: Mengukir Prestasi dengan Kinerja Positif
- Cegah Hujan Deras, Modifikasi Cuaca di Jakarta Bakal Dipercepat
- Begini Aturan Teknis Sepeda Listrik di Berbagai Negara