Begini Asumsi Kriminolog Sebelum 6 Laskar FPI Tewas
Minggu, 13 Desember 2020 – 05:15 WIB
Komisioner Ombudsman & Kriminolog Prof. Adrianus Meliala saat menjadi narasumber Podcast JPNN.COM, Jakarta, Rabu (9/12). Foto: Andika Kurniawan/JPNN.com
Adrianus kemudian berasumsi terkait peristiwa yang terjadi di Tol Jakarta-Cikampek, sebelum enam laskar FPI tewas.
"Ini asumsi ya, mungkin saat itu polisi melakukan penguntitan, ada kemungkinan polisi tak mau kehilangan buruan, jadi mengikuti terus. Polisi berusaha mengejar, mendekati buruan," tuturnya.
Terkait apa yang terjadi kemudian, Adrianus mengajak masyarakat menunggu proses penyelidikan yang kini dilakukan terhadap peristiwa tersebut.
Dia hanya menegaskan, bahwa dalam keadaan bahaya, polisi boleh mengambil tindakan yang fatal sekalipun.
Meski demikian, Adrianus mengakui, dalam hal ini pedebatan sulit dihindarkan. Karena ada perbedaan pendapat antara kepolisian dengan FPI.(gir/jpnn)
Kriminolog mengemukakan asumsinya terkait peristiwa yang terjadi sebelum enam laskar FPI tewas di Tol Jakarta-Cikampek.
Redaktur & Reporter : Ken Girsang
BERITA TERKAIT
- Adrianus Meliala: Tidak Mungkin Juga Polisi Itu Benar Semua
- Penyelesaian Judi Online Cuma 1, Tergantung Penegak Hukumnya
- Guru Besar UI: Banyak Upaya BNPT Kurangi Indoktrinasi Radikalisme di Tengah Masyarakat
- Simak Pendapat Adrianus Meliala soal Kohabitasi di KUHP Baru
- Jawaban AKBP Ari Cahya alias Acay Ditanya JPU soal Penyidik Kasus KM 50, Oh
- Tim CCTV KM 50 AKBP Ari Cahya Nugraha Disebut di Dakwaan Ferdy Sambo, Chandra Bereaksi