Begini Aturan Teknis Sepeda Listrik di Berbagai Negara

Penegakan hukum terkait pelanggaran ini seringkali kurang ketat, meskipun ada upaya pemerintah untuk memperketat regulasi.
- Indonesia
Di Indonesia, regulasi mengenai sepeda listrik tertuang dalam peraturan Permenhub Nomor 45/2020 yang membatasi kecepatan maksimalnya 25 km/jam. Selain itu pengguna dilarang memodifikasi sepeda listrik untuk meningkatkan kecepatan dan kekuatan motor listriknya.
- Jepang
Jepang memiliki standar ketat untuk sepeda listrik, di mana kendaraan ini harus dilengkapi dengan pedal yang berfungsi dan motor listrik yang hanya aktif saat pengayuh digunakan.
Kecepatan maksimal yang diizinkan adalah 24 km/jam. Selain itu, sepeda listrik di Jepang harus memenuhi persyaratan teknis tertentu dan lulus uji keselamatan sebelum dapat digunakan di jalan raya.
- Eropa
Uni Eropa mengatur sepeda listrik di bawah kategori "Pedal Assist Electric Cycle" (PAEC). Regulasi UE menetapkan bahwa motor listrik hanya boleh aktif saat pengayuh digunakan, dengan kecepatan maksimal 25 km/jam dan daya motor tidak melebihi 250 watt. Sepeda listrik yang memenuhi kriteria ini tidak memerlukan lisensi khusus atau registrasi kendaraan.
Sepeda listrik merupakan kendaraan roda dua yang menggabungkan mekanisme pengayuh tradisional dengan motor listrik dan baterai sebagai sumber tenaga tambahan.
- Mengenal Enine X-Pro, Sepeda Listrik yang Punya Teknologi Canggih, Ada Fitur NFC
- AIMA Electric Bikes Bandung Landmark Store Usung Tren Mobilitas Ramah Lingkungan
- Modus Baru Penipuan Mencatut Bea Cukai, Simak Agar Tidak Menjadi Korban Berikutnya
- Strategi PT Sepeda Bersama Indonesia Mengoptimalkan Penjualan Motor Listrik
- Bersepeda dari Batang ke Jakarta, Yoyok Rio Sudibyo Siap Menjalankan Tugas sebagai Anggota DPR RI
- Kisah Perjalanan Royke Lumowa Menempuh Jarak 20 Ribu KM dari Jakarta ke Paris