Begini Cara Bea Cukai Pacu Peningkatan Volume Ekspor di Daerah

Untuk produk ekspor bisa diawali dengan memanfaatkan media e-commerce.
Ketiga ialah permodalan. Pelaku usaha selalu menjadikan permodalan sebagai masalah utama, padahal hasil produksi memiliki kualitas bagus, banyak sekali pengusaha yang ingin menjadi partner untuk memberikan modal.
“Untuk dapat melaksanakan ekspor kita butuh kualitas dan kuantitas," ujar Eddy.
Dia menambahkan, untuk memenuhi target kuantitas perlu membuat program one village one product, agar mampu memenuhi jumlah permintaan.
"Kalau masing-masing UKM membuat produk sendiri-sendiri, kita tidak akan mampu memenuhi jumlah permintaan pasar,” kata Eddy.
Pejabat Fungsional Bea Cukai Ahli Pertama Bea Cukai Magelang, Siswanto menambahkan materi tentang ketentuan kepabeanan di bidang ekspor harus ditingkatkan.
Siswanto menegaskan bahwa ekspor itu mudah, tidak ada biaya yang dibutuhkan untuk mengurus dokumen PEB, kecuali eksportir menggunakan jasa PPJK dalam pengurusannya.
“Kami menghimbau ekspor itu mudah. Kami berkomitmen untuk terus memfasilitasi dan mengasistensi para pelaku usaha hingga dapat merealisasikan ekspor,” tuturnya.
Bea Cukai terus berupaya meningkatkan volume ekspor di daerah melalui sinergi dengan berbagai instansi.
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Respons Pemerintah RI Soal Kebijakan Baru Donald Trump
- Pemda Belum Mengajukan Usulan Penetapan NIP CPNS & PPPK 2024, BKN Akan Lakukan Ini
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Bea Cukai Tegal Sita Rokok & Miras Ilegal Sebanyak Ini di Rest Area Tol Pejagan-Pemalang
- Lewat Ekspor, 5,2 Ton Kerapu Asal Wakatobi Tembus Pasar Hong Kong