Begini Cara Bea Cukai Tingkatkan Devisa Indonesia dari Desa

jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai terus berupaya meningkatkan devisa Indonesia melalui kegiatan ekspor tidak hanya oleh industri besar, tetapi juga menyasar IKM yang ada di pedesaan.
Langkah itu dilakukan dengan harapan kesejahteraan masyarakat dapat ditopang oleh pengembangan produk unggulan daerah yang kedepan dapat meningkatkan ekspor nasional.
Salah satu program yang didukung Bea Cukai adalah desa devisa yang diinisiasi oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
Pengembangan desa devisa merupakan rangkaian kegiatan berbasis community development yang dapat didefinisikan sebagai kegiatan pengembangan masyarakat.
Program itu diarahkan untuk memperbesar akses masyarakat untuk mencapai kondisi sosial, ekonomi, budaya yang lebih baik dibandingkan sebelum adanya kegiatan dan menghasilkan devisa.
Upaya pengembangan yang diberikan melalui pelatihan, bantuan sarana produksi, informasi dan akses pasar, dan lainnya.
Program ini diberikan kepada desa, komunitas, atau klaster tertentu yang berpotensi untuk melakukan aktivitas produksi secara berkelanjutan untuk ambil bagian dalam rantai pasokan ekspor.
Membantu terlaksananya program ini, Bea Cukai Gresik melaksanakan asistensi desa devisa.
Bea Cukai mendukung program desa devisa yang diinisiasi oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
- Bea Cukai Tegal Sita Rokok & Miras Ilegal Sebanyak Ini di Rest Area Tol Pejagan-Pemalang
- Lewat Ekspor, 5,2 Ton Kerapu Asal Wakatobi Tembus Pasar Hong Kong
- Perusahaan Asal Probolinggo Catat Ekspor Perdana Uniform Senilai Rp 3,3 M ke Singapura
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara
- Lewat Ekspansi Ekspor Produk Tembakau Inovatif, Sampoerna Dukung Pertumbuhan Ekonomi
- Bea Cukai Teluk Bayur Tunjukkan Komitmen Berantas Narkotika Lewat Sinergi Antarinstansi