Begini Fakta Terbaru tentang Brigadir NP Pembanting Mahasiswa di Tangerang
Sabtu, 16 Oktober 2021 – 07:45 WIB

Oknum Polisi Brigadir NP (ketiga kiri) secara terbuka meminta maaf terhadap korban MFA (ketiga kanan) dan keluarganya atas insiden penganiayaan mahasiswa aksi demonstrasi di Puspemkab Tangerang (Azmi Samsul Maarif). Foto Tangkapan Layar
"Kami telah membuat pernyataan bahwa anggota kami menjadi tanggung jawab (kami) apabila mengulangi perbuatannya lagi. Jadi, saya siap mengundurkan diri," ujar Kombes Wahyu.
Perwira menengah itu meyakinkan pengunjuk rasa bahwa tindakan kekerasan atau represif seperti yang dilakukan Brigadir NP tidak akan terjadi lagi di wilayah hukumnya.
Kombes Wahyu juga menyampaikan perkembangan kondisi korban berinisial MFA sudah membaik dan dapat beraktivitas seperti biasa.
"Alhamdulillah, kondisinya sudah membaik, dan besok (hari ini, red) juga sudah bisa pulang karena MFA mau ikut ujian di kampusnya," ucap Kombes Wahyu Sri Bintoro. (antara/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
AKBP Shinto Silitonga membeberkan fakta terbaru kasus Brigadir NP pembanting mahasiswa di Tangerang, Kapolresta siap mundur.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
BERITA TERKAIT
- PIK2 dan Disnaker Tangerang Buka Pelatihan Kerja Gratis
- Menjelang Lebaran, Wali Kota Sachrudin Larang ASN Tangerang Terima Gratifikasi
- Tragis! Pria di Tangerang Dimutilasi Sepupu, Potongan Tubuh Disimpan Dalam Lemari Es
- Omongan Menteri Trenggono Disebut Tidak Mendasar oleh Pihak Kades Kohod, Waduh
- Investasi Properti di Tangerang Memberi Kontribusi Rp 50 T, IDM: Bukti Dampak Positif bagi Daerah
- Kades Kohod Disebut Bersedia Bayar Denda Pagar Laut Rp 48 Miliar