Begini Harapan Pekerja Buruh Terhadap Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar
Selasa, 07 April 2020 – 17:37 WIB

Ketua Umum Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Percetakan Penerbitan dan Media Informasi (PP FSP PPMI SPSI) Arnod Sihite. Foto: Dok. Humas FSP PPMI SPSI
Bukan hanya itu dia juga menghimbau agar para pengusaha wajib membayarkan THR karyawan 2 Minggu sebelum hari lebaran. "Dan tentu saja kita juga harus menjaga ketersediaan bahan 9 bahan pokok karena ini penting sebagai jaringan pengaman sosial," pungkas Arnod yang juga Wakil Sekjend DPP KSPSI pimpinan Yorrys Raweyai itu.
Pihaknya juga mengapresiasi sikap Presiden Jokowi yang menunda pembangunan ibu kota baru. “Artinya beliau melihat prioritas. Saat ini yang lebih penting adalah nasib 270 juta penduduk Indonesia. Dan tentu saja kita berharap agar ini perlu diikuti oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia," pungkasnya.(fri/jpnn)
Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berdampak pada pekerja buruh diharapkan tidak menjadi bola liar yang memicu kontroversi baru di masyarakat.
Redaktur & Reporter : Friederich
BERITA TERKAIT
- Soal Lagu Bayar Bayar Bayar, GPA Ungkit Peran Polisi Saat Banjir & Penanganan Covid-19
- Isu COVID & Lab Wuhan Mencuat Lagi, China Gercep Membela Diri
- Sidang Tuntutan Korupsi APD Covid-19 di Sumut Ditunda, Ini Masalahnya
- Trump Bikin Gebrakan Hari Pertama, Langsung Teken Keppres agar AS Keluar dari WHO
- Kasus Virus HMPV Ditemukan di Indonesia, Ada yang Anak-anak
- Usut Kasus Pengadaan APD Covid-19, KPK Periksa Song Sung Wook dan Agus Subarkah