Bekas Pengacara Donald Trump Masuk Partai Demokrat
Sabtu, 13 Oktober 2018 – 11:16 WIB

Bekas pengacara Donald Trump, Michael Cohen. Foto: AP
Saat kampanye presiden 2016 berlangsung, menurut Cohen, dirinya belum menjadi Republikan. Namun, pilihannya jatuh pada Trump.
Dia berkali-kali terlibat dalam kampanye Trump dan menyatakan dukungannya terhadap ayah Ivanka itu.
"Butuh orang hebat (seperti Trump, Red) agar saya ganti haluan," ujarnya saat itu.
Kemesraan Cohen dan Trump buyar setelah jaksa khusus Robert Mueller mengulik kasus penggelapan pajak dan kampanye ilegal Republik. Cohen mengaku bersalah atas delapan dakwaan. (bil/c25/hep)
Michael Cohen meninggalkan Partai Republik. Mantan pengacara pribadi Presiden Donald Trump itu menyeberang ke Partai Demokrat.
Redaktur & Reporter : Adil
BERITA TERKAIT
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Indonesia Diusulkan Dorong WTO Menyehatkan Perdagangan Global
- Menko Airlangga Bertemu PM Anwar Ibrahim, Bahas Strategi Menghadapi Tarif Resiprokal AS
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Respons Pemerintah RI Soal Kebijakan Baru Donald Trump