Bekraf-BNI Syariah Dorong Pelaku Usaha Garap Halal Lifestyle

’’Halal lifestyle yang telah mengglobal adalah peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh entrepreneur Indonesia,’’ tutur Yuke.
Saat ini market muslim kelas menengah ke atas semakin tumbuh, baik di Indonesia maupun mancanegara.
’’Bahkan, di Jepang dan Korea pun menawarkan wisata halal. Nah, hal seperti itu merupakan sebuah potensi yang besar bagi pelaku ekonomi kreatif di Indonesia untuk mengisi market muslim,’’ ungkap Yuke.
Berdasar data Bekraf, kontribusi ekraf terhadap PDB pada 2016 mencapai Rp 922 triliun.
Lalu, pada 2017 mencapai Rp 1.000 triliun. Hal tersebut menjadi sebuah potensi yang besar untuk terus digarap.
Kepala Divisi Dana dan Transaksi BNI Syariah Rima Dwi Permatasari menyatakan, pihaknya baru pertama bekerja sama dengan Bekraf.
’’Kami sebenarnya mau memberikan pembiayaan kepada pelaku ekonomi kreatif, tapi banyak sekali rambu-rambunya kalau di perbankan. Misalnya, harus ada fix asset,’’ ucap Rima.
Hal itulah yang biasanya memberatkan pelaku ekomomi kreatif. Sisi perbankan juga sangat terpaku pada regulasi tersebut.
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan BNI Syariah menggelar Deureuham untuk menjaring pelaku usaha kreatif berbasis syariah.
- Herman Deru Resmi Meluncurkan Gebyar Literasi dan Inklusi Keuangan OJK Sumsel
- ACC Hadir di Syariah Financial Fair 2025
- Berbasis Syariah, Fasset Memperkuat Posisi di Pasar Kripto Indonesia
- Forum Mahasiswa Anti Korupsi Indonesia Minta Dompet Dhuafa Transparan soal Pengelolaan Dana
- Kinerja SPU Syariah Pasar Uang Syariah BRI-MI Tumbuh Positif di Tengah Ketidakpastian Pasar
- Ikan PrimaLand