Bekraf Dorong Perusahaan Startup Melantai di Bursa

jpnn.com, JAKARTA - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mendorong perusahaan startup di Indonesia melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dengan demikian, perusahaan rintisan itu bisa memperluas akses permodalan.
Deputi Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo menyebutkan, kini baru tiga perusahaan startup yang tercatat go public.
Yaitu, PT Kioson Komersial Indonesia, PT M Cash Integrasi Tbk, dan PT Yelooo Integra Datanet.
Bekraf menginginkan makin banyak perusahaan rintisan yang mengisi papan akselerasi khusus yang disiapkan BEI.
’’Perusahaan startup akan membutuhkan permodalan, mulai fase ide, early stage, growth, hingga mature,’’ kata Fadjar, Senin (3/12).
Dia menjelaskan, startup bisa mendapat permodalan dari investor, venture capital, hingga pasar modal.
’’Bursa sudah menyediakan tiga papan, mulai papan utama, sekunder, sampai akselerasi,’’ jelas Fadjar.
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mendorong perusahaan startup di Indonesia melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
- CBD PIK2 Buyback Saham Rp 1 Triliun, Laba Melejit Hampir 60%
- Fore Coffee Siap Melantai di Bursa Efek Indonesia, Cek Jadwalnya
- IHSG Anjlok, Anggota Komisi XI Minta Investor Tenang, Jangan Emosi Sesaat
- ETF XIPB, Inovasi Investasi Saham Perbankan di Pasar Modal
- Mandiri Capital Indonesia: 5 Startup ini Terpilih dalam Program Zenith Akselerator 2025
- Bank Mandiri Aktif dalam Perdagangan Karbon Internasional, Dukung Bebas Emisi 2060