Bela Negara dengan Sebar Pesan Kebangsaan di Dunia Maya

“Apabila kita berbicara tentang bela negara di dunia maya, kita tidak hanya berbicara bagaimana caranya memerangi hoaks ataupun konten radikal. Namun, kita juga harus banyak menyebarkan konten kebaikan seperti menceritakan tentang kebaikan seseorang yang membantu sesamanya di tempat pelosok di Indonesia,” tambah Nukman.
Nukman berharap konten negatif di media sosial yang berpotensi mengadu domba dan memecah belah persatuan masyarakat harus dilawan dengan cara elegan.
Salah satu caranya adalah membanjiri media sosial dengan konten positif seperti membagi pengetahuan yang bermanfaat kepada sesama pengguna internet.
“Sebentar lagi kita merayakan HUT ke-73 RI. Momen ini sangat pas dan cocok untuk kita kembali mengenang jasa para pahlawan kita dan meneruskan perjuangan mereka semampu kita,” kata Nukman. (jos/jpnn)
Praktisi media sosial Nukman Luthfie mengatakan, penyebaran konten propaganda radikal pada dasarnya memang berawal orang yang sengaja ingin mengadu domba.
Redaktur & Reporter : Ragil
- Muncul Gerakan Kontra UU TNI, Nama Presiden Prabowo Disorot Warganet
- Hadirkan Inovasi Digital, Tugu Insurance Sabet 2 Penghargaan Digital Brand Awards
- 5 Berita Terpopuler: Pernyataan Terbaru soal Pengangkatan PPPK & CPNS 2024, Hasan Nasbi Angkat Bicara
- Fadia A Rafiq: Tukang Sayur Saja Ada Musuh, Apalagi Bupati
- Manfaatkan Media Sosial, Sinta Trisnawati Sukses Kembangkan Bisnis dari Nol
- Pakar Ingatkan Dampak Jangka Panjang Boikot yang Ditunggangi Kepentingan Bisnis