Belajar Hampir 24 Jam sampai Lupa Tidur
Sabtu, 25 Mei 2013 – 06:19 WIB

Dari kiri, Luh Putu Lindayani, Ni Kadek Vani Apriyanti, I Wayan Rika, Putu Siska Apriliyani, dan Putu Indri Widiani. F-ADRIAN SUWANTO/ RADAR BALI (Grup JPNN)
Vani memang siswa yang gila belajar. Tidak hanya di sekolah, di mana pun berada, dia tak pernah lepas dari buku pelajaran. Apalagi, saat menjelang unas. Hampir seluruh waktunya habis untuk menjawab soal-soal latihan ujian.
"Sepanjang waktu saya terus belajar dan menjawab soal. Itu kuncinya," ujar Vani kepada Jawa Pos Radar Bali.
Menurut dia, begitu waktu unas semakin dekat, hanya belajar dan belajar yang dilakukannya. "Dari pagi hingga pukul 18.00 saya belajar di sekolah. Sampai di rumah, saya masih belajar dan mengerjakan tugas dari guru," tutur anak kedua dari tiga bersaudara itu.
Bahkan, saking asyiknya belajar, Vani bisa lupa waktu hingga pagi. Jam tidurnya sampai dikorbankan untuk belajar. "Saya punya kelompok belajar yang terbiasa belajar hingga pagi. Kami terbiasa untuk tidur sebentar dan begitu bangun langsung belajar lagi," ungkap Vani sembari sibuk menjawab telepon dari wartawan yang bermaksud mewawancarai.
BUKAN tahun ini saja para siswa SMAN 4 Denpasar, Bali, meraih nilai tertinggi ujian nasional (unas) tingkat nasional. Tahun lalu dan tahun-tahun
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara