Belajar jadi Petugas Pemadam Kebakaran
Jumat, 21 September 2018 – 23:09 WIB

Aksi anak-anak saat belajar menjadi petugas pemadam kebakaran. FOTO : Jawa Pos
jpnn.com, SURABAYA - Puluhan murid TK Baabussalam, Jalan Mulyosari Utara, ingin tahu aksi petugas pemadam kebakaran (PMK). Lantaran sering menonton TV dan membaca berita tentang kegesitan pemadam kebakaran, anak-anak itu datang ke Pos PMK Kalirungkut kemarin (20/9).
Kusairi, petugas PMK Sub Surabaya III Rungkut Industri, mengungkapkan, awalnya anak-anak itu diperkenalkan pada alat pelindung diri. "Ini namanya jaket tahan panas. Tapi, tidak tahan api, ya," katanya.
Baca Juga:
Anak-anak juga diajak praktik menyemprotkan air dengan slang berdiameter 20 inci. Panjangnya sekitar 20 meter. Ada yang menggunakan kostum lengkap layaknya petugas PMK. "Jadi, mereka tahu bagaimana tugas seorang PMK. Ini semacam simulasi kecil-kecilan. Tapi, tanpa api," tuturnya. (dan/c10/roz)
Menurut Kusairi, senjata utama bagi PMK adalah nozzle untuk menyemprotkan air dengan kencang saat pemadaman
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Damkar DKI Tangani 6.800 Kasus Lainnya di 2024, 4 Kali Lipat Melebihi Kebakaran
- 2 Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Kerugian Tembus Rp 500 Juta
- Rano Karno Berniat Rekrut 1.000 Personel Damkar per Tahun di Jakarta
- Gudang Solar di Pekanbaru Kebakaran, Kerugian Puluhan Miliar
- 11 Jam Kebakaran di Glodok Plaza, 8 Orang Dievakuasi
- TNI AL Kerahkan Tim Untuk Bantu Padamkan Kebakaran Kapal di Batam