Belanja di Malaysia Dibatasi, Maksimal Hanya Rp 3,2 Juta

jpnn.com - NUNUKAN – Malaysia, khususnya Tawau, masih menjadi andalan sebagian warga Nunukan untuk mendapatkan kebutuhan pokok.
Kepala Seksi (Kasi) Kepatuhan dan Penyuluhan Bea dan Cukai Nunukan M Farid Bisri menuturkan, barang penumpang dari Tawau-Nunukan dibatasi maksimal Rp 3,2 juta per orang.
“Itu untuk ketentuan barang bawaan penumpang yang dibawa ke Nunukan,” ujarnya sebagaimana dilansir Kaltara Pos, Rabu (9/11).
Dia menambahkan, mekanisme lainnya juga mengatur adanya perizinan dari instansi terkait yang melakukan pengiriman barang berdasarkan besarnya sembako.
“Kalau seperti gula itu menggunakan KLB yang ketentuannya hanya RM 600 atau setara dengan sekitar Rp 1,9 juta,” imbuhnya.
Jika lebih tentu tidak diperbolehkan membawa barang dari luar negeri.
Akan tetapi, barang yang melebihi dari ketentuan tersebut harus dikenakan pajak.
“Dikenakan biaya pajak masuk sebesar 20 persen, PPn sepuluh persen dan PPh 15 persen. itu dibuat untuk bukti pembayaran dalam negeri,” ungkapnya.
NUNUKAN – Malaysia, khususnya Tawau, masih menjadi andalan sebagian warga Nunukan untuk mendapatkan kebutuhan pokok. Kepala Seksi (Kasi) Kepatuhan
- Polda Sumsel Kerahkan Bantuan ke Polres Lahat, Kejar Tahanan yang Kabur
- Gugatan Praperadilan Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Ditolak
- Wali Kota Bandung Temukan Pungli Pengelolaan Sampah Pasar Gedebage
- Kemunculan Harimau Sumatra di Dumai Bikin Heboh
- Farhan Sidak, Lalu Sampaikan Solusi Tumpukan Sampah di Pasar Gedebage
- Lagi, 10 Pelaku Pengeroyokan di Bukit Raya Ditangkap