Benarkah Australia Tak Aman Bagi Mahasiswa Asal Tiongkok dan Asia?
Kamis, 11 Juni 2020 – 15:31 WIB

A Chinese tourist takes a picture from the steps of the Sydney Opera House in central Sydney June 18, 2013. Foto: ABC
Sementara itu, Menteri Kependudukan dan Infrastruktur Alan Tudge menyatakan, meski sejumlah serangan rasis terhadap warga keturunan Asia ramai diberitakan, namun negara ini dijamin aman bagi mahasiswa internasional.
"Banyak kejadian rasis terhadap warga keturunan Asia. Namun kejadian-kejadian itu merupakan perbuatan dari segelintir orang bodoh yang pengecut," katanya kepada media setempat.
"Mayoritas masyarakat Australia tidak akan menerima tindakan seperti itu dan mengecamnya," tambah Menteri Tudge.
Ikuti informasi dan berita lainnya dari Australia di ABC Indonesia.
Menjelang dimulainya kembali masa perkuliahan di Australia pada bulan Juli, perdebatan mengenai keamanan mahasiswa asing semakin menguat
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi