Benarkah Virus Corona Bisa Menular Lewat Kentut?
Sebenarnya Kentut Berbahaya atau Tidak?
Berbahaya atau tidaknya kentut terkait penyebaran virus corona, masih menjadi perdebatan. Jelas bahwa virus corona sebelumnya bisa dideteksi dari feses orang yang terinfeksi.
Dokter Andy Tagg yakin semua masih butuh lebih banyak bukti untuk bilang bahwa kentut bisa menyebarkan virus corona. Akan tetapi, dia meminta kita semua berhati-hati.
Kembali pada awal 2000-an, sebuah penelitian dilakukan terhadap kemungkinan kentut menyebarkan penyakit. Seorang dokter meminta seorang rekan untuk kentut pada cawan Petri dari jarak 5 cm.
Pertama saat memakai celana dan kemudian tanpa celana. Cawan pertama tetap bersih selama semalam, sementara yang satunya lagi tumbuh bakteri.
Tiongkok juga sebelumnya memperingatkan, jika seorang pasien yang terinfeksi kentut secara berlebihan saat tidak mengenakan pakaian dalam dan ada orang yang dekat dengannya menghirup gas tersebut, maka ia bisa berisiko terinfeksi.
Namun, semuanya perlu penjelasan lebih mendalam lagi dan pembuktian bahwa kentut bisa menjadi media penyebar virus corona. Kalau sampai benar, tentu ini menjadi sesuatu yang berbahaya.(klikdokter)
Ini adalah tanggung jawab semua orang untuk tidak buang angin atau kentut dekat orang lain. Pastikan juga bahwa Anda tidak kentut dengan pantat telanjang.
Redaktur & Reporter : Yessy
- Khusus Pasangan, 6 Hal yang Bikin Canggung Ini Bisa Terjadi Saat Bermain Cinta
- Vaksinasi Sudah 70 Persen, Negara Ini Gagal Bendung Omicron
- Jelang Nataru, Irjen Suntana Sampaikan Pesan Penting, Mohon Disimak!
- Mbak Ririe Dorong Aplikasi PeduliLindungi Mampu Lacak Orang Terpapar Covid-19
- Lonjakan Covid-19 Mulai Terjadi di Sumatera, Begini Reaksi Ketua DPD RI
- Fitcare Ajak Masyarakat Memperhatikan Kualitas Masker