Benda Pusaka Aborigin Australia Ditemukan di Jerman


(Foto Kiriman: © The Trustees of the British Museum)
"Saya terkejut dengan penemuan tersebut, kaget dengan sulitnya memastikan apa yang ada dalam koleksi di luar negeri," kata Wilson.
"Ada 6000 artefak Aborigin di British Museum, dan upaya menghubungkan warga dengan pusaka mereka yang hilang sedang berlangsung," tambahnya.
Kelly mengatakan catatan museum menunjukkan bahwa Jerman membeli benda-benda itu dalam lelang pada 1800-an.
Diyakini bahwa banyak benda yang diambil orang Aborigin dari pelayaran pertama Kapten Cook ke Australia dilelang oleh penyandang dana dari perjalanan tersebut yaitu John Montagu, yang menyandang gelar bangsawan Earl of Sandwich.
Kelly mengatakan kecewa dengan respon British Museum British yang memberitahu bahwa benda-benda itu hanya akan dipinjamkan, dan tidak mengembalikan perisai Gweagal itu.
Namun dia mengaku terdorong oleh respon Berlin Ethnological Museum kepada rombongan itu serta berharap pihak museum bersedia memulangkan item ini ke Australia.

(William MacLeod 1899)
Misi Aborigin ke Eropa untuk menegosiasikan pemulangan benda-benda pusaka berusia beberapa abad, secara mengejutkan menemukan sebuah perisai dan
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi