Bendera Dibakar, PDIP Ungkit Sejarah Kesabaran Revolusioner Melawan Rezim Otoriter
Jumat, 26 Juni 2020 – 13:34 WIB

Bendera PDIP dibakar massa, kader banteng moncong putih geram. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com
Selain itu, Hasto juga mengingat pesan semangat persaudaraan dan rekonsiliasi, sebagaimana ketika Ibu Megawati menyerukan untuk berhenti menghujat Presiden Kedua RI Soeharto. Padahal ingatan masyarakat saat itu sangat mengetahui bagaimana keluarga Bung Karno selalu dipinggirkan.
"Bagi PDI Perjuangan, politik itu menebar kebaikan, dan membangun optimisme. Prioritas utama kami saat ini adalah membantu rakyat akibat Covid-19," jelas Hasto. (tan/jpnn)
Perisitiwa pembakaran bendara PDIP juga menempuh jalur hukum. Hasto menyatakan Indonesia itu milik semua, bukan milik sekelompok orang.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
BERITA TERKAIT
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Indonesia Diusulkan Dorong WTO Menyehatkan Perdagangan Global
- Megawati Soekarnoputri Titip Salam ke Prabowo Lewat Didit
- Sejumlah Tokoh Datangi Rumah Megawati di Hari Raya, Anak Buah Prabowo Ikut Hadir
- Peringati HUT ke-25 BMI, Bung Vino Berkomitmen Rekrut Generasi Muda untuk Besarkan PDIP
- Innalillahi, Ketua DPP PDIP Nusyirwan Meninggal Dunia
- Jaksa KPK Mengakui Delik Perkara Hasto Bukan terkait Kerugian Negara