Bendera Putih Bukan Lagi Tanda Kekalahan, Tapi Menjadi Simbol Persatuan di Malaysia Saat 'Lockdown'

"Saya mengibarkan bendera putih karena saya benar-benar membutuhkan bantuan keuangan," kata Holdifedarry, yang menggunakan aplikasi.
"Gerakan ini membuat perbedaan besar bagi kami dan membantu kami menghidangkan makanan di atas meja."
Tak semua orang terbuka minta bantuan
Sementara gerakan Bendera Putih telah mendorong warga Malaysia yang kesulitan untuk meminta bantuan, beberapa orang masih enggan melakukannya.
Hidayatul Liyana Mohd Haris bekerja di industri manufaktur dan berisiko tertular di tempatnya kerja.
Tapi ia tidak punya pilihan lain.
Suaminya juga sudah berjuang untuk mencari pekerjaan, tapi saat ini ia satu-satunya tulang punggung bagi keluarganya yang beranggotakan tujuh orang.
"Ada saat-saat ketika suami saya dan saya pergi tidur dengan perut kosong hanya agar anak-anak kami bisa makan," kata Hidayatul kepada ABC.
"Saya tidak mengibarkan bendera putih karena saya malu dan tidak ingin orang-orang bergunjing tentang kami."
Banyak warga di Malaysia berusaha untuk memenuhi kebutuhan saat lockdown skinst pandemi covid
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Menko Airlangga Bertemu PM Anwar Ibrahim, Bahas Strategi Menghadapi Tarif Resiprokal AS
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun