Berangkat Mengaji ke Masjid, Tiba-tiba Ditarik ke Kebun, Sungguh Miris

Orang tua Bulan pun melihat kejanggalan pada anaknya. Rasa takut diintimidasi pelaku, ketakutan korban terlihat dari raut wajahnya. Namun setelah diperiksa dokter di salah satu rumah sakit Kota Tepian, saran dari dokter untuk berkoordinasi ke kepolisian. “Saat itu ibu korban baru tahu jika anaknya digagahi,” sambungnya.
Setelahnya Bulan bercerita atau sekitar 10 hari setelah kejadian, pelaku yang sedang sekolah dijemput paksa polisi. “Dia (MD) langsung mengaku,” ungkapnya.
Berdasarkan pemeriksaan, pelaku berani berbuat itu karena terpengaruh adegan orang dewasa yang dilihat dari gawai rekannya. “Nonton bareng, Mas,” ungkapnya.
Dalam perkara itu, pelaku mendapat pendampingan hukum. “Memang ada perlakuan khusus ketika kasus baik pelaku dan korbannya anak-anak. Mari orang tua berkaca dari yang sudah ada,” tutupnya. (*/dra/*/dad/dns/k8/prokal/jpnn)
Usai menonton adegan orang dewasa, remaja 13 tahun berstatus pelajar SMP melakukan pencabulan, korban bocah usia 5 tahun.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Miris, Pengasuh Ponpes Ternama di Ngawi Tega Cabuli Santri
- 16 Anak di Pinrang Korban Pencabulan, Pelakunya Tak Disangka
- Remaja Pelaku Pencabulan 16 Anak di Pinrang Diringkus Polisi
- AKBP Fajar Cabuli 3 Anak di Bawah Umur, Ada Korban Lain?
- Diduga Mencabuli Anak Bawah Umur, Oknum ASN Bukittingi Ditahan Polisi
- Analisis Reza soal Kejahatan AKBP Fajar Pemangsa Anak-Anak