Berani Banget, Penambang Ilegal di Kawasan IKN Catut Nama Pangdam Hingga Kapolda

Taufik menegaskan pencatutan nama petinggi di jajaran TNI dan Polri itu sengaja digunakan pelaku hanya untuk memuluskan aksi mengeruk batu bara di kawasan IKN Nusantara secara ilegal.
Kepada petugas, ketiga pelaku itu mengaku melakukan penambangan sejak 9 Maret 2022 lalu. Tercatat para pelaku sudah melakukan pengerukan batu bara di lahan kawasan IKN seluas 3,4 hektare.
"Sudah dipastikan penambangan ini tidak ada sangkut pautnya dengan pangdam ataupun kapolda, mereka hanya mengaku-ngaku saja," tegasnya.
Taufik menambahkan selain menangkap ketiga pelaku, jajaran Kodam VI Mulawarman turut menyita sebanyak sepuluh unit excavator, tiga unit buldoser, serta tujuh unit truk.
"Para pelaku beserta barang buktinya selanjutnya akan diserahkan ke Balai Gakkum KLHK Wilayah Kalimantan di Samarinda," pungkasnya. (mcr14/jpnn)
Akibat berani mencatut nama pangdam dan kapolda, tiga penambang ilegal di IKN Nusantara ini digulung anggota TNI.
Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Arditya Abdul Aziz
- Jabat Kapolda Kaltim, Brigjen Endar Priantoro Usung Jargon Polisi ETAM
- 2 Penambang Batu Bara Ilegal di Muara Enim Ditangkap, Ini Peran Mereka
- Polres Tarakan Diserang Oknum TNI, Kapolda dan Pangdam Langsung Angkat Bicara
- Rocky Gerung Berikan Saran untuk Jokowi agar Gibran Punya Tempat Sendiri
- Benarkah Prabowo Melanjutkan Program Jokowi? Nih Jawabannya
- Jangan Kaget, Sebegini Total Duit yang Dikeluarkan Pemerintah untuk IKN