Surplus Beras, Moeldoko: Ini Menjadi Pertimbangan Presiden

jpnn.com, BANYUASIN - Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Jenderal (purn) Moeldoko hadir di panen raya yang diikuti juga oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin (29/1).
Di sana Moeldoko mendapat penjelasan bahwa stok beras nasional surplus. Menurut dia, hal itu akan menjadi bahan masukan dia ke Presiden Joko Widodo agar tak jadi mengimpor beras.
“Sesuai data yang ada sekarang, Indonesia sedang surplus, sehingga ini harus menjadi pertimbangan Pak Presiden untuk dilanjutkan atau tidak persoalan impor ini,” kata Moeldoko.
Mantan Panglima TNI ini juga enggan masalah impor disebut sebagai pemicu turunnya harga padi dari petani. Padahal turunnya harga dikarenakan panen raya.
“Nanti pandangan orang, ‘oh ini gara impor harga padi turun,’ jangan sampai presiden jadi korban dari sebuah situasi, ini nanti yang akan disampaikan ke Pak Presiden,” tegas dia.
Ketika ditanya apakah dengan surplus itu pemerintah akan membatalkan impor, Moeldoko tak bisa memastikannya. “Mungkin ditunda atau bagaimana caranya nanti,” tandas dia. (mg1/jpnn)
Saat panen raya di Banyuasin, Moeldoko mendapat penjelasan bahwa stok beras nasional surplus.
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan
- Hadapi Puncak Panen, Bulog Jatim Optimalisasi Sarana Pengeringan dan Pengolahan
- Tinjau Panen Raya di Klaten, Marga Taufiq Pastikan Bulog Serap Gabah Petani Sesuai HPP
- Moeldoko: Masyarakat Ingin Berpindah ke Kendaraan Listrik, Karena..
- Menjelang Panen Raya 2025, Serapan Gabah Bulog Tembus 300 Ribu Ton
- Serapan Gabah BULOG Tembus 300 Ribu Ton Setara Beras, Siap Hadapi Panen Raya 2025
- Panen Raya Beras 2025 Diprediksi 13,95 Juta Ton, Terbanyak Sejak 7 Tahun Terakhir