Bercanda, Eh Gofar Malah Tembak Kepala Bocah SD

Maksud awalnya hanya bercanda. Karena merasa tidak ada peluru gotri di dalam senapan angin tersebut, Ghofar pun menarik pelatuk.
Namun, dia sangat terkejut karena letupan senapan itu diikuti gotri yang langsung bersarang di sisi kiri kepala korban. Ghofar pun panik.
Terlebih setelah mendapati korban tersungkur tak berdaya. Dia kemudian membawa korban ke Puskesmas Winongan. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 15.00.
''Tersangka mengarahkan senapan anginnya ke arah korban yang berjarak sekitar 4 meter. Saat pelatuk ditarik, ternyata ada peluru dan bersarang di kepala korban,'' jelas Aldian.
Namun, ternyata pihak puskesmas tak mampu berbuat banyak.
Karena kondisi korban terlalu parah, pihak puskesmas mengarahkan agar korban dibawa ke rumah sakit untuk dioperasi.
Sayang, bukannya dibawa ke rumah sakit, korban justru dibawa pulang ke rumah Ghofar.
Karena takut dimarahi orang tua korban, Ghofar pun memilih untuk menanganinya sendiri.
M. Ghofar, 25, diringkus anggota Satreskrim Polres Pasuruan, Jatim. Dia melakukan percobaan pembunuhan terhadap seorang bocah.
- Berkas Perkara Penembakan 3 Polisi di Lampung Diserahkan ke Denpom TNI
- Penembakan di Lokasi Judi Sabung Ayam Diduga Terencana, Sahabat Polisi: Pelaku Harus Dihukum Berat
- Anak Bos Rental Mobil: Kami Belum Bisa Memaafkan Para Pelaku Penembakan
- Ini Kata Komnas HAM soal Kasus 3 Polisi Diduga Ditembak Oknum TNI
- Polsek Negara Batin Terima Setoran Judi Sabung Ayam? Irjen Helmy Bilang Begini
- Habiburokhman Ingin Penembak 3 Polisi di Lampung Dihukum Mati