Berdoa Semoga Mas Sandiaga Insaf

jpnn.com - Raja Juli Antoni selaku juru bicara tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat menyayangkan tudingan yang disampaikan calon Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno.
Sandiaga menuding peristiwa Djarot diusir usai Salat Jumat di Masjid At-Tiq, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (14/4) merupakan strategi kampanye.
"Pernyataan Sandiaga itu merupakan fitnah yang kejam," kata Toni, Sabtu (15/4).
Menurut Toni, pernyataan tersebut seharusnya tidak patut keluar dari mulut seseorang yang selama ini menampilkan diri sebagai kandidat santun.
"Ini pelajaran buruk bagi generasi muda Jakarta, orang boleh memfitnah asal bicaranya santun," tutur Sekjen Partai Solidaritas Indonesia itu.
Meski begitu, Toni menyatakan, tim pemenangan tidak akan melaporkan Sandiaga. Bahkan, mereka memaafkan perbuatan Sandiaga.
"Kami hanya beristigfar dan berdoa semoga Mas Sandiaga insaf dan tidak menjadikan fitnah sebagai kebiasaan hidup sehari-hari. Kami memaafkan beliau," ucap Toni.(gil/jpnn)
Raja Juli Antoni selaku juru bicara tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat menyayangkan tudingan yang disampaikan calon
Redaktur & Reporter : Gilang Sonar
- ISACA Indonesia Lantik Pengurus Baru 2025-2027 di Annual General Meeting 2025
- Sandiaga Uno: Istikamah Jadi Kunci OK OCE Memperluas Bisnis dan Lapangan Kerja
- Sandiaga Uno: SI IKLAS jadi Awal Kebangkitan Ekonomi
- Sandiaga Uno Dorong Bali menjadi Pusat Wisata Medis
- Sandiaga Uno Apresiasi Program UMKM Start Up di Bogor
- Prabowo Tak Diundang ke HUT PDIP, tetapi Bakal Diminta Hadir Pas Kongres