Beredar Surat Peringatan untuk Warga di Wilayah Pembangunan IKN, Bikin Kaget

Menurutnya, perasaan yang sama juga dimiliki warga sekitar.
"Sampai detik ini pun mereka tidak nyenyak yang namanya tidur, makan pun juga enggak karuan karena memang ada warga yang beberapa rumahnya sudah kena dalam kawasan pembangunan IKN," katanya.
Lisa menuduh pihak otorita hanya mendatangi warga yang setuju agar rumahnya dirobohkan.
"Apakah mereka [yang tidak setuju] dikasih kesempatan untuk berbicara? … memang mereka dikasih kesempatan, bagi yang mau protes … silakan berhadapan dengan pengadilan, bahasanya begitu," katanya.
"[Tapi] berhadapan dengan pengadilan itu sudah sangat mengganggu warga."
"Warga ini, namanya orang kampung, buta akan hukum … ya mereka takut duluan … walaupun itu membela hak mereka sendiri, mereka punya kekuatan apa coba?"
Lisa mengatakan ia belum melihat tanda-tanda penggusuran seperti warga pada RT lainnya di Sepaku, tapi yakin jika ia akan mengalaminya.
Warga tak tahu hak mereka
Pernyataan Kepala OIKN Bambang Susantono yang menolak dugaan penggusuran dianggap bertolak belakang dengan temuan JATAM Kaltim di lapangan.
Pemerintah Indonesia berjanji tidak akan mengusir dan menggusur masyarakat adat untuk pembangunan IKN
- Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik yang Reformis, Meninggal Dunia pada Usia 88 tahun
- Dunia Hari Ini: PM Australia Sebut Rencana Militer Rusia di Indonesia sebagai 'Propaganda'
- Sulitnya Beli Rumah Bagi Anak Muda Jadi Salah Satu Topik di Pemilu Australia
- Rusia Menanggapi Klaim Upayanya Mengakses Pangkalan Militer di Indonesia
- Dunia Hari Ini: Siap Hadapi Perang, Warga Eropa Diminta Sisihkan Bekal untuk 72 Jam
- Rusia Mengincar Pangkalan Udara di Indonesia, Begini Reaksi Australia