Berharap Cuaca Gunung Salak Bersahabat
Tim SAR Siapkan Dua Skenario Evakuasi
Jumat, 11 Mei 2012 – 03:00 WIB

Tim SAR saat menuju lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/5). Foto : REUTERS
Koordinator Tim Evakuasi Kolonel Anto Mukti Putranto tadi malam di Cijeruk menyebut, lokasi jatuhnya Sukhoi berada pada kedalaman 258 meter. Medan yang sulit semacam itu akan menyulitkan evakuasi langsung dari udara.
Namun dia menegaskan, upaya dari udara tetap menjadi pilihan pertama dengan tetap menyiagakan personel darat dengan menggunakan tali. "Sudah ada 1.353 perseonel yang siap bergerak untuk membantu evakuasi dari darat," katanya.
Menurutnya, dua tim yang berjumlah 85 orang di ketinggian 1.911 meter sejak kemarin petang sudah menjadi kelompok pionir untuk melakukan evakuasi pagi ini. Rencananya, pagi ini mereka mulai bergerak ke ketinggian 2.086 meter lokasi Sukhoi.
Untuk evakuasi korban dari lokasi, tim menyiapkan dua opsi. Opsi pertama adalah langsung memandu korban lewat jalan darat menuju lapangan Mekarsari, Cijeruk untuk selanjutnya langsung dibawa menuju Halim Perdana Kusuma dengan menggunakan Helikopter. Opsi ini akan digunakan jika cuaca benar-benar mendukung
BOGOR - Pagi ini evakuasi korban jatuhnya Sukhoi Superjet 100 dimulai. Evakuasi melalui jalur udara menjadi prioritas dengan tidak meninggalkan langkah
BERITA TERKAIT
- Polisi Berlakukan Contraflow di Jalur Nagreg Menuju Bandung
- Golkar Aceh Mendukung Program PP AMPG untuk Bersihkan 444.000 Rumah Ibadah di Indonesia
- Arus Balik Lebaran, ASDP Imbau Pemudik Beli Tiket Sebelum ke Pelabuhan
- Warga Bojongsoang Geger Temuan Mayat Bayi di Tumpukan Sampah
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Indonesia Diusulkan Dorong WTO Menyehatkan Perdagangan Global
- Polres Tanjung Priok Intensifkan Patroli Selama Libur Lebaran