Berita Duka, Gede Artana Meninggal Dunia

Artana juga sempat dilukat atau pengobatan melalui jalur niskala. Dan juga sudah juga ditebasin di perempatan Desa Pempatan agar cepat sembuh.
Ini dilakukan sebelum almarhum dibawa ke RSU Sanjiwani. Usai di lukat barulah almarhum dibawa ke RSU Sanjiwani.
Prosesi ini dilakukan karena keluarga almarum sempat bertanya ke orang pintar, kalau yang bersangkutan punya Sesangi (semacam kaul, red) yang harus di bayar.
Selama ini menurut pihak keluarga almarhum sangat serius dan disiplin dalam menjalankan tugas. Sebelumnya sempat juga aktif di BPD Desa Pempatan.
Namun, karena sudah menjadi Panwascam yang bersangkutan akhirnya mundur. Di rumah juga dikenal baik dan suka humoris.
Hal ini disampaikan rekan rekan Panwascam Rendang yang sehari-hari ketemu almarhum. Almarhum juga sempat bertani di waktu senggang, namun itu tidak terlalu serius di tekuninya.
Sementara itu kemarin di rumah duka beberapa kerabat langsung melakukan persiapan untuk upacara penguburan yang akan dilakukan (14/5) besok.
Pada Minggu (12/5) siang, Artana yang menjabat sebagai Ketua Panwascam Rendang, Karangasem, Bali ini dilaporkan meninggal dunia sekitar pukul 12.27 Wita di RS Sanjiwani. Sebelum meninggal, almarhum divonis gagal ginjal dan sempat melakukan cuci darah seba
- Ray Sahetapy Meninggal Dunia, Raya: Surya Langsung Beli Tiket Jam 5 Subuh
- Mengenang Sosok Ray Sahetapy, Ira Wibowo: Kami Semua Sedih, Dia Sangat Open
- Kenang Sosok Ray Sahetapy, Deddy Mizwar: Teman Diskusi yang Menyenangkan
- Ini Identitas Korban Minibus Masuk Jurang di Sabang, 1 Tewas
- Detik-Detik 2 Warga Mamuju Tewas Tersengat Listrik
- 8 Orang Meninggal Dunia Akibat Laka Lantas Selama Arus Mudik Lebaran di Aceh