Berita Terbaru Kasus Perwira Polisi Penembak Mati Adik Ipar

jpnn.com, MEDAN - Kasus penembakan yang dilakukan Wakapolresta Lombok Tengah Kompol Fahrizal terhadap adik iparnya, Jumingan, 33, hingga kini masih menyisahkan tanda tanya.
Sampai hari ini polisi belum bisa mengungkap motif apa yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.
Namun, di mata beberapa rekan seangkatan tahun 2003 mengaku kalau mantan Kasat Reskrim Polresta Medan itu dikenal sebagai sosok pribadi yang menyenangkan.
Pengakuan itu disampaikan Kompol Aldi Subroto, yang juga mantan Kasat Reskrim Polresta Medan. Kompol Aldi Subartono sempat ‘ruislag’ jabatan dengan Kompol Fahrizal di Personalia Polda Sumut tersebut.
“Fahrizal itu orangnya menyenangkan dan peduli dengan kawan-kawannya,” ujar Aldi seperti dilansir pojoksatu (Jawa Pos group) hari ini.
Tak jarang, menurut Aldi jika kawan-kawannya mengalami kesulitan dan permasalahan, Kompol Fahrizal akan cepat menanggapi atau paling tidak mau mendengarkan keluh-kesah teman-temannya.
“Dia itu paling gak bisa melihat kawan-kawannya dalam keadaan kesusahan,” sambung Aldi sembari berharap permasalahan yang dihadapi Fahrizal bisa segera tuntas.
Hal senada diutarakan juga mantan Kasatres Narkoba Polresta Medan, Kompol Boy Situmorang. Boy mempunyai pandangan sendiri terhadap mantan Wakapolres Lombok Barat tersebut.
Kasus Wakapolresta Lombok Tengah Kompol Fahrizal yang menembak mati adik iparnya, Jumingan, 33, hingga kini masih menyisahkan tanda tanya.
- Berkas Perkara Penembakan 3 Polisi di Lampung Diserahkan ke Denpom TNI
- Penembakan di Lokasi Judi Sabung Ayam Diduga Terencana, Sahabat Polisi: Pelaku Harus Dihukum Berat
- Anak Bos Rental Mobil: Kami Belum Bisa Memaafkan Para Pelaku Penembakan
- Ini Kata Komnas HAM soal Kasus 3 Polisi Diduga Ditembak Oknum TNI
- Polsek Negara Batin Terima Setoran Judi Sabung Ayam? Irjen Helmy Bilang Begini
- Habiburokhman Ingin Penembak 3 Polisi di Lampung Dihukum Mati