Berjalan Kaki Menelusuri Rute Prosesi Pernikahan Pangeran William-Kate Middleton
Ada "Legenda" The Mall hingga Atraksi Pergantian Penjaga
Jumat, 29 April 2011 – 08:08 WIB
Suasana Big Ben London. Tempat ini jalur prosesi pernikahan Williams-Kate. Foto:DOAN WIDHIANDONO/JAWA POS
Sebelum sampai di Clarence House, rombongan prosesi akan disambut sepasang patung besar, Raja George VI dan Ratu Elizabeth (Ibu Suri). Mereka adalah orang tua Ratu Elizabeth II. Orang Inggris menghargai mereka sebagai pemimpin monarki yang kehidupan rumah tangganya begitu harmonis. Ibu Suri bahkan hidup hingga usia 101 tahun. Meski pada episode akhir kehidupannya dia banyak menyaksikan kawin cerai cucu-cucunya.
Siang ini waktu setempat, setelah upacara pernikahan, rombongan prosesi akan memasuki gerbang Buckingham Palace, pemungkas jalur arak-arakan. Tapi, bagi rombongan turis, Istana Buckingham bukan akhir. Tempat kerja Ratu Elizabeth II itu masih menawarkan segudang atraksi lain.
Pada musim semi, dua hari sekali tiap tanggal genap ada seremoni pergantian penjaga istana. Itu juga asyik dilihat. Di bagian belakang istana, ada galeri ratu dan istal (tempat merawat kuda serta kereta istana) yang juga terbuka untuk umum.
Di istal itu terpajang seluruh kereta yang biasa dipakai untuk upacara resmi. Termasuk The Glass Coach, kereta kecil untuk mengangkut Pangeran William dan Kate kalau hari ini hujan. Kereta pengantin utama, 1902 State Landau yang berwarna marun, tak tampak ketika Jawa Pos mengunjungi istal pada hari itu. "Sedang dalam persiapan," kata seorang penjaga.
Dengan kereta kerajaan, Pangeran William dan Kate Middleton akan diarak dari Westminster Abbey menuju Buckingham Palace setelah upacara pernikahan
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara