Bermimpi Lolos ke Senayan, Partai Baru Harus Atasi 6 Tantangan

Sekretaris Jenderal Partai Gelora Mahfudz Siddiq mengemukakan partai baru menghadapi tantangan disebabkan oleh konsekuensi dari Pemilu dan Pilpres yang diselenggarakan serentak.
“Ketika isu Pilpres menguat, muncul apa yang disebut dengan cottail effect. Parpol mendapat suara dari dukungannya terhadap capres. Partai yang tidak punya dukungan terhadap capres, akan menghadapi kendala elektabilitas,” kata Mahfudz.
Ketua Harian Partai Perindo TGB Zainul Majdi menyampaikan, peluang besar parpol baru pada era disrupsi kini adalah menjangkau pemilih Generasi Milenial dan Generasi Z yang jumlahnya sangat banyak.
“Pemilih muda cenderung ingin sesuatu yang baru, tidak ingin terikat pada pakem lama. Perjumpaan Pilpres dan Pileg bisa jadi tantangan dan peluang bagi parpol baru tersebut,” cetus Zainul. (dil/jpnn)
Partai-partai politik baru dan nonparlemen menghadapi sejumlah tantangan agar bisa melewati ambang batas parlemen
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Setuju Ambang Batas Parlemen 4 Persen Dihapus, Eddy Soeparno: Bentuk Keadilan Demokrasi
- Rommy Minta Pengurus Partai Tobat, Wasekjen PPP Bereaksi Begini
- Hadiri HUT ke-60 Golkar, Bamsoet Apresiasi Prabowo Dukung Perubahan Sistem Demokrasi
- Mardiono: Kader PPP Menyalahkan Kekurangan Logistik Pas Kalah Pemilu 2024
- Menjelang Pelantikan Prabowo-Gibran, MUI Keluarkan 3 Seruan Penting
- 2 Daerah ini Paling Rawan Terjadi Pelanggaran Netralitas ASN