Bersiaplah! Puluhan Tank dan Kendaraan Tempur Sudah Bergerak

jpnn.com, SURABAYA - Usai perhelatan akbar yakni Latihan Puncak TNI AL Armada Jaya XXXVII/2019 dilaksanakan Sabtu (13/7) kemarin, saatnya ribuan pasukan pendarat serta puluhan tank dan ranpur (kendaraan tempur) re-embarkasi atau pemberangkatan kembali menggunakan KRI Makassar-590 dan KRI Teluk Banten-516.
Proses re-embarkasi tersebut disaksikan langsung oleh Pangkoarmada II Laksda TNI Mintoro Yulianto yang on board di KRI Makassar-590, pada hari Minggu (14/7/2019).
“Hari ini (kemarin, red) dilaksanakan proses re-embarkasi yakni pemberangkatan kembali seluruh pasukan pendarat dan ranpur dari rahlat di Pantai Banongan ke KRI Makassar dan KRI Teluk Banten, sebelum seluruh unsur dan pasukan kembali ke Surabaya. Karena itu, penting untuk memastikan proses re-embarkasi ini berjalan aman, tertib dan lancar,” tandas Pangkoarmada II Laksda TNI Mintoro Yulianto ketika menyaksikan langsung proses re-embarkasi tersebut.
BACA JUGA: Panglima Yakin Prajurit Kostrad Mampu Menghadapi Persoalan di Luar Pengacau
Sebagaimana telah diberitakan jika pelaksanaan latihan puncak TNI AL Armada Jaya XXXVII/2019 melibatkan 8.493 personel serta berbagai jenis Kapal Perang (KRI) dari jajaran Koarmada I dan Koarmada II.
Selain Kapal Perang, dalam pelaksanaan latihan tersebut juga melibatkan beberapa Pesawat Udara serta Alutsista Marinir seperti BMP-3F, LVT-7, BVP-2, KAPA-K61, How 105, RM – 70 Grad, PK dan Mopel, serta Puluhan Kendaraan Pendarat Amfibi milik Korps Marinir.(fri/jpnn)
Simak juga video paling banyak dicari hari ini:
Ribuan pasukan pendarat serta puluhan tank dan ranpur (kendaraan tempur) embarkasi atau diberangkatkan kembali menggunakan KRI Makassar-590 dan KRI Teluk Banten-516.
Redaktur & Reporter : Friederich
- TNI AL Siapkan Pasukan dan Alutsista untuk Operasi Kemanusiaan Korban Gempa Bumi di Myanmar
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Keluarga Juwita yang Tewas Diduga Dibunuh Oknum TNI AL Kecewa
- Info Terbaru soal Oknum TNI AL Diduga Membunuh Juwita Jurnalis di Banjarbaru
- BAZNAS dan TNI AL Berangkatkan Pemudik Gratis dengan KRI Banjarmasin 592
- Respons KSAL soal Kasus Oknum TNI AL Diduga Bunuh Juwita