Berstatus Tahanan, Sekrop Papua Barat Sering Keluar Daerah
Selasa, 30 Oktober 2012 – 02:25 WIB

Berstatus Tahanan, Sekrop Papua Barat Sering Keluar Daerah
MANOKWARI - Sekretaris Provinsi (Sekprov) Papua Barat, Ir.M.L. Rumadas saat ini menjalani penahanan kota di Manokwari terkait statusnya sebagai terdakwa tindak pidana korupsi (Tipikor) dana bagi hasil (DBH) Pemprov Papua Barat. Meski berstatus tahanan kota, namun Rumadas diketahui beberapa kali meninggalkan Manokwari, terakhir mengikuti pembahasan pemekaran Kabupaten Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak di Jakarta.
Ketua Pengadilan Negeri/Pengadilan Tipikor Manokwari, Tarima Saragih, SH,MHum yang dikonfirmasi wartawan di kantornya, Senin (29/10) menyatakan, majelis hakim tidak pernah mengeluarkan izin keluar daerah terhadap Rumadas. Dengan demikian, bila ternyata yang bersangkutan meninggalkan Manokwari maka telah melanggar aturan.
Tarima yang juga sebagai ketua majelis hakim persidangan Rumadas menyatakan, terkait permasalahan ini mestinya pihak Jaksa melakukan pengawasan. Bila memang terdakwa yang menjalani tahanan kota tapi diketahui berada di luar daerah, maka harus melapor ke majelis hakim.
Hakim pun memahami posisi Rumadas yang menjabat Sekda Papua Barat. Namun demikian, bila ingin keluar daerah untuk urusan penting seperti pembahasan pemekaran daerah, maka wajib memohon izin dan majelis hakim pun tak akan menghalangi. ‘’Prosedurnya harus lapor, kalau benar dia tinggalkan Manokwari. Kalau untuk kepentingan negara kami (hakim) tidak akan halangi, sepanjang tidak mengganggu sidang,’’ tandas Tarima.
MANOKWARI - Sekretaris Provinsi (Sekprov) Papua Barat, Ir.M.L. Rumadas saat ini menjalani penahanan kota di Manokwari terkait statusnya sebagai terdakwa
BERITA TERKAIT
- Kapolda Riau Copot Kapolsek Bukit Raya Gegara Aksi Brutal Debt Collector
- Ciptakan Rasa Aman Bagi Wisatawan, Pemkot Palembang Pasang CCTV di BKB
- Oknum Guru PPPK di Lombok Timur Dipecat, Ini Sebabnya
- 4 Debt Collector Penganiaya Wanita di Halaman Polsek Bukit Raya Ditangkap, 7 Lainnya Buron
- Besok, 621 CASN Kota Mataram Terima SK, Gaji Aman
- Gereja Katedral Bandung Gelar Misa Khusus Wafatnya Paus Fransiskus