Berteduh di Bawah Pohon Karet, Mahasiswa Tewas Tersambar Petir

jpnn.com - PEKANBARU - Hujan deras disertai angin kencang dan sambaran petir yang mengguyur kota Pekanbaru, Jumat (20/3) sore memakan korban jiwa. Risky Syaban (20), warga Gang Rumbio Komplek Jawa Kecamatan Rumbai Pesisir tewas tersambar petir ketika berteduh di bawah pohon tidak jauh dari rumahnya.
Kanit Reskrim Polsek Rumbai Ipda M Bahari Abdi mengatakan, berdasarkan keterangan saksi mata kejadiannya berawal saat korban sedang melihat anak-anak sekitar tempat tinggalnya bermain bola kaki.
“Ketika sedang melihat anak-anak bermain bola, kemudian hujan mulai turun kemudian korban berteduh di bawah pohon karet. Korban saat itu juga membawa sepeda motor yang ikut dibawanya berteduh. Akan tetapi, saat hujan semakin lebat dan disertai angin kencang dan petir, pohon karet tempat bertedu korban turut tersambar,” kata Ipda Bahari.
Lebih lanjut dikatakannya, akibat sambaran petir itu, korban yang merupakan mahasiswa semester empat Universitas Islam Riau tersebut turut tersambar petir. Korban sempat terpelanting sementara motor korban rusak berat. Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat berusaha menyelamatkan korban dengan melarikannya kerumah sakit.
“Saat dalam perjalanan, nyawa korban tidak tertolong lagi dan akhirnya meninggal dan dibawa kembali ke rumahnya. Menurut keterangan warga sekitar, korban akan dimakamkan di pemakaman setempat Sabtu siang," tandasnya.(sol/jpnn)
PEKANBARU - Hujan deras disertai angin kencang dan sambaran petir yang mengguyur kota Pekanbaru, Jumat (20/3) sore memakan korban jiwa. Risky Syaban
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Rama Yani binti Ramli Dilaporkan Hilang di Kawasan Sungai Muar Mukomuko
- Polisi Cari Warga Hilang di Kawasan Sungai Muar Mukomuko
- Pengangkatan PPPK Tahap I, Bupati: Kami Upayakan Terlaksana Bulan Depan
- Mau Mandi di Sungai, Warga Temukan Meriam
- Detik-Detik Motor Terbakar di SPBU di Merangin, Lihat
- Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Sawarna Lebak Belum Ditemukan