Bertemu Anggota TNI, Ganjar: Pilih Disuntik atau Dikirim Berperang?

"Tenang mas, ojo tegang (jangan tegang). Ayo, pilih disuntik apa dikirim perang," kata Ganjar disambut tawa sejumlah anggota TNI.
Ganjar mengatakan bahwa proses vaksinasi untuk pelayan publik termasuk anggota TNI sudah berjalan baik. Di Solo sudah digelar dan ditargetkan hari ini selesai.
"Tidak hanya TNI, saya mengucapkan terima kasih karena lansia juga dilayani di sini. Kalau sudah beres khususnya Babinsa, semoga ini bisa memberikan semangat agar lebih aman dan nyaman dalam bekerja. Mereka inilah yang berada di garis paling depan," jelasnya.
Secara keseluruhan, Ganjar melihat program vaksinasi untuk TNI di seluruh Jawa Tengah berjalan lancar.
"Ada info kemarin dilakukan vaksinasi massal terhadap 1.476 anggota di hanggar Lanud. Kalau manajemen di TNI, Polri, ASN relatif gampang, karena data sudah siap, tempat siap dan tenaga siap," sambungnya.
Diakuinya cukup repot memberi vaksin untuk masyarakat umum. Termasuk pedagang pasar, lansia, dan lainnya.
"Mereka-mereka yang umum ini butuh effort untuk mendata, apalagi yang lansia. Kami mesti cari betul, agar ini bisa berjalan dan tertib," kata Ganjar.
Sementara itu, salah satu anggota TNI, Hartono yang sedang menerima suntikan vaksin mengaku terkejut dengan candaan Ganjar. Namun, hal itu membuatnya lebih rileks saat disuntik.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersyukur para anggota TNI di Jateng mulai mendapatkan suntikan vaksin covid-19.
- Kebakaran Menghanguskan 18 Rumah Dinas TNI di Aceh
- 5 Berita Terpopuler: Permintaan Kepala BKN Sangat Serius, Pengangkatan PPPK Bakal Tuntas 2025, Ini Buktinya
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Muncul Gerakan Kontra UU TNI, Nama Presiden Prabowo Disorot Warganet
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Buntut Dugaan Pembunuhan Jurnalis di Kalsel, Legislator Minta Evaluasi Pembinaan TNI