Bertemu Ketua Parlemen Timor Leste, Puan Dorong Perjanjian Bilateral di Bidang Investasi

Selain bidang ekonomi, Puan juga membahas sejumlah hal dalam topik kerjasama regional dan kerjasama antarparlemen.
Untuk diketahui, DPR RI dan Parlemen Timor-Leste selama ini telah berinteraksi dalam sejumlah forum parlemen seperti Inter-Parliamentary Union.
“DPR RI memandang penting diplomasi parlemen baik secara bilateral, regional, dan global. Diplomasi Parlemen perlu dilakukan untuk melengkapi diplomasi antarpemerintah,” kata Puan yang terakhir bertemu Guterres Lopes pada Inter-Parliamentary Union (IPU) General Assembly ke-144 di Bali pada Maret lalu.
Dalam pertemuan yang akrab dan bersahabat itu, Puan merasa senang atas kunjungan Guterres Lopes mengingat tahun ini adalah peringatan 20 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Timor Leste yang dibangun sejak 2 Juli 2002.
"Saya senang mendengar kunjungan Presiden Ramos Horta pada 19 Juli 2022 ke Indonesia yang telah menghasilkan berbagai kesepakatan penting bagi kedua negara,” kata Puan yang mengundang Guterres Lopes pada jamuan makan pada malam harinya.
Sementara itu, Guterres Lopes juga menyampaikan undangan kepada Puan untuk berkunjung ke Timor Leste.
“Kami berharap ke depan ada kerja sama antarparlemen, termasuk antarsekretariat DPR RI dan Parlemen Timor Leste,” kata Guterres Lopes tentang salah satu poin yang terdapat dalam nota kesepahaman (MoU).(fri/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Puan mendorong Indonesai dan Timor Leste segera membentuk Perjanjian Bilateral di Bidang Investasi untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif.
Redaktur & Reporter : Friederich Batari
- Menteri Kabinet Merah Putih Temui Jokowi, Ketua DPR Merespons Begini
- Transaksi Dana Dugaan Korupsi 2024 Capai Rp 984 T, Sahroni: Lacak dan Sita!
- Muncul Usulan Copot Menteri Terafiliasi Jokowi, Legislator PDIP: Berarti Ada Masalah
- Peringatan Hari Kartini Momentum Meningkatkan Harkat dan Martabat Kaum Perempuan
- Mbak Puan Sentil Israel soal Serangan di Palestina
- Bamsoet Prihatin Muruah Pengadilan Rusak Akibat Rentetan Kasus Melibatkan Hakim