Bertemu Mendikbud, Pimpinan Honorer K2 Sampaikan 3 Hal Penting, Senang Banget

Benar saja, dalam raker Komisi X DPR RI dengan Mendikbud, Abdul Fikri mengatakan para pengurus honorer K2 ingin bertemu.
Politikus Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga sempat bilang kalau pengurus honorer menyaksikan raker dari balkon.
"Dibilang begitu saya berdiri sambil hormat ke Mas Menteri dan Mas Menteri juga kasih salam dari bawah. Aduh, senang sekali rasanya," ucapnya.
Nur mengaku bersyukur, setelah raker selesai diberi waktu bicara langsung dengan Mendikbud Nadiem Makarim, didampingi Abdul Fikri.
Pada kesempatan itu ada tiga hal yang disampaikan Nur kepada Nadiem yaitu:
1. Meminta kepada.Mendikbud agar bisa memastikan kepada seluruh Kepala Dinas Pendidikan di Indonesia agar memastikan semua guru dan tenaga kependidikan honorer K2 dimasukkan dalam E-Formasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) untuk memenuhi kebutuhan ASN 2021 yang saat ini sedang didata oleh BKD daerahnya masing-masing.
2. Meminta kepada Mendikbud agar mendorong MenPAN-RB, Menteri Keuangan dan bahkan presiden langsung agar Perpres Penggajian dan Tunjangan PPPK segera dikeluarkan karena ada 51 ribu orang yang menunggu nasibnya. Jika PPPK tahap I sudah beres maka guru dan tenaga kependidikan yang masih tersisa ini bisa dicarikan solusinya.
3. Meminta kepada Mendikbud agar memasukan anggaran khusus untuk guru dan tenaga kependidikan honorer K2 agar bisa diangkat menjadi ASN di 2021. (esy/jpnn)
Berita PPPK terbaru: Koordinator honorer K2 DKI Jakarta Nurbaitih menyampaikan tiga hal penting saat bertemu Mendikbud Nadiem Makarim,
- PNS dan PPPK Tak Wajib Masuk Kantor pada 8 April, Begini Penjelasan MenPAN-RB Rini
- SE Terbaru MenPANRB, Seluruh PNS dan PPPK Wajib Tahu
- Pengangkatan PPPK Tahap I, Bupati: Kami Upayakan Terlaksana Bulan Depan
- 5 Berita Terpopuler: Hal Tak Terduga Muncul, Kepala BKN Keluarkan Pernyataan Tegas, Tolong Setop Rekrut Honorer
- Kepala BKN Tegaskan TMT CPNS dan PPPK 2024 Dihitung 1 Maret 2025
- Setop Rekrut Honorer Baru, Angkat Dahulu R2/R3 Jadi PPPK