Besok, Investigasi Unas Dipublikasikan
Minggu, 12 Mei 2013 – 07:38 WIB
Mantan rektor ITS itu masih berkomitmen bahwa Kemendikbud tetap memberikan sanksi yang tegas jika hasil investigasi ini mengarah pada indikasi kelalaian atau kesalahan. Nuh menuturkan sanksi bisa mulai teguran tertulis hingga pemberhentian pejabat terkait.
Baca Juga:
Di internal Kemendikbud sendiri muncul banyak versi kenapa jadwal publikasi hasil investigasi unas ini berubah-ubah. Diantaranya adalah, banyaknya informasi penting investigasi yang bocor. Seperti adanya unsur kesalahan dan kelalaian yang dilakukan oleh pimpinan Kemendikbud.
Selain itu bocornya informasi pejabat Kemendikbud yang mundur buntut dari kisruhnya unas. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud Khairil Anwar Notodiputro akhirnya melayangkan surat pengunduran diri. Upaya itu dia lakukan sebagai wujud pertanggung jawaban sebagai pucuk pimpinan pelaksana teknis unas.
Sementara itu Staf Khusus Mendikbud Bidang Informasi Media Sukemi menampiknya. Dia mengatakan bahwa Mendikbud tidak mempercepat jadwal publikasi hasil investigasi unas. ’’Karena sudah disampaikan ke RI-1 maka yah segera kita sampaikan ke publik,’’ tandas mantan wartawan itu tadi malam.
JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tampak gamang dalam mengambil keputusan mempublikasi hasil investigasi kisruh
BERITA TERKAIT
- Terobosan Kemendikdasmen di 2024: Guru ASN PPPK & PNS Bisa Mengajar di Sekolah Swasta
- Lewat Kegiatan Ini, Para Mahasiswa Dibekali Wawasan Tentang Kepabeanan dan Cukai
- Mengenal Veve, Sosok Dosen yang Menginspirasi Generasi Muda
- Ribuan Siswa Sekolah Tiga Bahasa Berlaga dalam Porseni PERSTIBI II 2024
- Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Mendikdasmen Abdul Mu'ti Gandeng Mendagri
- Penjelasan BKN soal Ribuan Akun Honorer TMS Tereset Saat Pendaftaran PPPK Tahap 2