Besok, Stasiun Shelter Matraman Bakal Diuji Coba

jpnn.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) bakal menguji coba operasional pelayanan naik dan turun pengguna KRL di Stasiun Shelter Matraman mulai Jumat (17/6) besok.
Diketahui, Stasiun Shelter Matraman telah rampung dibangun.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan Stasiun Shelter Matraman diprediksi akan melayani rata-rata pengguna sebanyak 2.203 orang per hari, dengan jumlah pengguna yang naik 1.100 dan 1.103 orang pengguna yang turun.
“Stasiun Shelter Matraman ini diharapkan dapat melayani pengguna KRL yang berada di sekitar wilayah jalan Matraman dan wilayah Kampung Melayu,” ujar Anne, Kamis (16/6).
Dia menjelaskan pekerjaan pembangunan Stasiun Shelter Matraman sendiri merupakan lanjutan dari proyek strategis pemerintah dalam pembangunan Infrastruktur Perkeretaapian yaitu Double-Double Track (DDT) pada lintas Manggarai-Cikarang yang dimulai sejak 2016.
Pembangunan stasiun itu juga merupakan bagian dari pekerjaan antara Stasiun Manggarai hingga Stasiun Jatinegara sebagai proyek strategis pemerintah.
“Letak Stasiun Shelter ini sangat strategis karena sisi timur Stasiun Shelter langsung terhubung dengan jalan Raya Matraman,” kata dia.
Kemudian, terintegrasi dengan halte bus Transjakarta koridor 5 sehingga memudahkan pengguna KRL untuk melanjutkan perjalanannya menggunakan moda transportasi lain.
PT KAI dan DJKA bakal menguji coba operasional pelayanan naik dan turun pengguna KRL di Stasiun Shelter Matraman mulai Jumat (17/6) besok.
- Minimalkan Antrean di Stasiun Gambir, PT KAI Sediakan Layanan Daftar Face Recognition
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Puncak Arus Balik 6 April, KAI Minta Pemudik Berangkat Lebih Awal
- H-1 Lebaran, 21.641 Penumpang Naik dari Stasiun Daop 8 Surabaya
- Puncak Arus Mudik Diprediksi Terjadi Mulai Jumat sampai Minggu
- Perjalanan 18 Kereta Api Terlambat Akibat Genangan Air di Batang