BI Genjot Penetrasi Uang Elektronik
Senin, 16 Oktober 2017 – 08:26 WIB

Bank Indonesia. Foto: Ilana Adi Perdana/Jawa Pos.Com/JPNN
Sebab, di beberapa gerbang tol yang belum diwajibkan menggunakan uang elektronik, tingkat penetrasinya 40–50 persen.
Sedangkan gerbang yang diwajibkan sudah mencapai 100 persen.
”Di gerbang yang diwajibkan ada peningkatan signifikan,” ungkapnya.
Karena dulu sebelum diwajibkan, penetrasi kurang dari 20 persen.
Di beberapa ruas tol, kewajiban penggunaan uang elektronik untuk transaksi di jalan tol sendiri dilakukan secara bertahap.
”Mudah-mudahan pada 31 Oktober nanti seluruh ruas tol sudah 100 persen melaksanakan transaksi elektronik,” harap Titien. (res/c21/sof)
Bank Indonesia (BI) terus mendorong pengguna jalan tol untuk memanfaatkan program promo uang elektronik yang berlaku pada 16-31 Oktober.
Redaktur & Reporter : Ragil
BERITA TERKAIT
- AstraPay Catat Peningkatan Transaksi di Kuartal Pertama, Sektor Ini Naik 19 Persen
- Pramono Dorong Peran Bank DKI Mengimplementasikan QRIS Tap NFC Bank Indonesia
- bank bjb Permudah Penukaran Uang Jelang Lebaran Lewat SERAMBI
- Cadangan Devisa Turun Tipis Dipengaruhi Pembayaran Utang Pemerintah
- Menjelang Idulfitri, BI Jabar Siapkan Rp14,5 Triliun Uang Baru
- Bea Cukai Genjot Ekspor di Daerah Ini Lewat Langkah Kolaboratif dengan Berbagai Instansi