Bikin Malu! WNI di Filipina Ditangkap Gegara Rencanakan Aksi Bom Bunuh Diri

"Rullie adalah yang pertama dalam daftar kami sejak kami menerima laporan intelijen bahwa dia akan melakukan bom bunuh diri,” ia menambahkan.
Sebuah rompi, yang dilengkapi dengan bom pipa, disita bersama komponen alat peledak rakitan lainnya dari sebuah rumah di Pulau Jolo yang diyakini milik seorang pemimpin Abu Sayyaf, kata militer Filipina.
Rullie ditahan bersama dengan dua wanita yang menikah dengan anggota Abu Sayyaf, tambahnya.
Abu Sayyaf, yang terdaftar oleh Amerika Serikat sebagai organisasi teroris, adalah jaringan kelompok garis keras yang dituduh melancarkan serangan teror terburuk di Filipina dan penculikan turis asing serta misionaris Kristen.
Serangan bunuh diri dulunya sangat jarang terjadi di Filipina, tetapi sejak Juli 2018 sedikitnya lima serangan tercatat di negara itu. (ant/dil/jpnn)
Seorang perempuan WNI dikabarkan telah ditangkap polisi Filipina lantaran berencana melakukan aksi bom bunuh diri
Redaktur & Reporter : Adil
- Penangkapan Duterte Munculkan Kritik Terhadap Rezim Marcos Jr
- Dulu Usut Teroris, Kini Brigjen Eko Hadi Dipilih jadi Dirtipid Narkoba Bareskrim
- Dunia Hari Ini: Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ditangkap di Bandara
- Rapat Kerja dengan BNPT, Sugiat Apresiasi Zero Aksi Teror di 2024
- Dunia Hari Ini: Bom Bunuh Diri di Pakistan Menewaskan 18 Orang
- Go Global! UMKM Binaan Pertamina Sukses Ekspor Perdana Madu dan Teh ke Filipina