Bikin Takut Tetangga dengan Seragam Polisi
jpnn.com - MAKASSAR -- Menjadi "polisi" ternyata sangat mudah. Cukup beli seragam di sentral, sudah bisa menjadi anggota unit Sabhara. Hal itu dilakukan Iwan Susanto,18. Bermodal Rp 300 ribu, ia membeli seragam Sabhara di pasar Sentral, Makassar, Sulawesi Selatan dan berlagak menjadi polisi sungguhan selama hampir satu bulan.
Namun aksi Iwan tidak berlangsung lama. Senin (15/9), ia berhasil diringkus personel gabungan dari Polda Sulsel. Curiga ada pria berpakaian polisi, Ia diringkus resmob seusai memancing di Pelabuhan Biringkassi, Senin 14 September.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Endi Sutendi menjelaskan, Iwan menggunakan nama Wawan, berpangkat Briptu lengkap dengan baret dan pistol mainan di pinggangnya. "Dari keterangan pelaku, ia berasal dari Jeneponto," kata Endi seperti yang dilansir Fajar (Grup JPNN.com), Selasa (16/9).
Iwan saat dinterogasi petugas mengaku menjadi polisi gadungan karena sakit hati pada, Hafid, 20. "Dia selalu datang mengacau di sekitar rumah saya, bahkan bawa parang. Makanya saya takut-takuti dengan ngaku sebagai polisi," ujarnya.
Pengusaha mebel ini juga mengaku pernah mendaftar jadi polisi tahun 2013 lalu. Saat itu, ia ditawarkan akan diurus oleh Hasil, pamannya sendiri di Parepare. "Saat itu pak Hasil minta uang pengurusan Rp 60 juta, jadi saya kasih. Waktu tidak lulus dikembalikan ji," tandasnya. (jpnn)
MAKASSAR -- Menjadi "polisi" ternyata sangat mudah. Cukup beli seragam di sentral, sudah bisa menjadi anggota unit Sabhara. Hal itu dilakukan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Kinerja Transparan, Pemkab Bekasi Raih Predikat Kabupaten Informatif
- Pemda Mengasumsikan 2025 Masih Ada Honorer, Gaji Jangan Lagi 3 Bulan Sekali
- 4 Santri Meninggal Tertimpa Tembok Ambruk di Pesantren Sukabumi
- Polda Sumsel Berikan Makan Siang Gratis kepada Siswa SDN 036 Palembang
- BPTD Jabar Sidak Pul Bus Pariwisata Menjelang Nataru, Antisipasi Kendaraan Bodong
- Bersama Masyarakat, Polres Rohul Deklarasi Kampung Bebas Narkoba di Desa Puo Raya